Jadi Korban Arisan Bodong Rp800 Juta, Ibu-ibu Ini Datangi Polda Jatim, Kok Bisa Tertipu?

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi uang
Ilustrasi uang

i

SURABAYA - Korban dugaan penipuan arisan dan investasi bodong mendatangi gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim. Total korban investasi bodong ini sebanyak 90 orang dengan nilai kerugian mencapai Rp 800 juta.

Salah satu korbannya berisial M (30 tahun), yang mendatangi SPKT Polda Jatim, menceriterakan kasusnya dengan modus penipuan, berawal dari ajakan pelaku berinisial N (34 tahun), warga Gubeng Kertajaya, Surabaya untuk berinvestasi.

Pelaku, yang merupakan pemilik usaha, mengklaim bahwa investasi tersebut ditujukan untuk mendukung bisnis suaminya. Sebagai imbalan, para korban dijanjikan komisi sebesar 7 �ri total investasi, dengan tambahan 10 persen jika target bisnis suami pelaku tercapai.

"Awalnya, kami diajak investasi dengan iming-iming keuntungan yang cukup besar. Pelaku memanfaatkan jaringan pertemanannya untuk menjaring korban," kata Mega kepada awak media saat berada di SPKT, Selasa, 18 Februari 2025.

Sistem arisan dan investasi ini menyebar luas melalui percakapan di grup WhatsApp (WA) dan dari mulut ke mulut, melibatkan berbagai kalangan, termasuk guru dan bahkan individu dari luar kota.

Nominal investasi pun bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Korban sendiri mengaku telah menginvestasikan uang sebesar Rp 40 juta dalam arisan tersebut.

Kecurigaan para korban mulai muncul pada bulan September 2024. Saat itu salah satu anggota grup arisan mempertanyakan keberadaan pelaku. Setelah beberapa kali mencoba menghubungi pelaku tanpa mendapat respons, para korban kemudian mencoba melacak keberadaan pelaku ke rumahnya.

Namun, mereka menemukan fakta mengejutkan bahwa rumah yang diklaim sebagai rumah pelaku ternyata hanyalah rumah sewaan, dan rumah sesuai KTP-nya telah dijual. Upaya menghubungi pelaku melalui telepon dan media sosial juga gagal. Beberapa korban yang mencoba menghubungi pelaku melalui media sosial, seperti Tiktok, justru diblokir.

Percobaan mediasi dengan keluarga pelaku juga tidak membuahkan hasil, keluarga pelaku tampak menutup-nutupi keberadaan pelaku dan enggan bertanggung jawab. Ia sendiri mengaku telah dua kali mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan uangnya. "Suaminya seperti yang sering kita lihat di film, selalu punya target dan selalu menjanjikan keuntungan," lanjut Mega.

Saat ini, total kerugian yang dialami para korban mencapai Rp800 juta, dengan jumlah korban mencapai 90 orang.

Sistem arisan dan investasi yang diterapkan pelaku cukup kompleks, dengan berbagai kloter dan jadwal pembayaran yang bervariasi, ada yang bulanan, 7 hari sekali, bahkan 15 hari sekali. M sendiri terlibat dalam kloter terbesar dengan nominal Rp 55 juta dan telah terlibat selama sekitar 10 bulan.

Dengan adanya laporan terkait kasus tersebut, para korban berharap agar pelaku segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Para korban ini juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam mengikuti investasi atau arisan online serta memastikan legalitasnya sebelum memutuskan untuk berinvestasi.***

Berita Terbaru

Commander Wish Kapolres Mamberamo Tengah: Hadir untuk Melayani, Bersama Menjaga Kedamaian

Commander Wish Kapolres Mamberamo Tengah: Hadir untuk Melayani, Bersama Menjaga Kedamaian

Sabtu, 15 Agu 2026 08:08 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 08:08 WIB

Kapolres Mamberamo Tengah, Kompol Sigit Susanto menekankan program unggulan Commander Wish "Honai Papeda" sebagai pedoman bagi seluruh personel.…

Pemkot dan DPRD Surabaya Siapkan Lebih dari Rp1 Triliun untuk Penanganan Genangan 2027

Pemkot dan DPRD Surabaya Siapkan Lebih dari Rp1 Triliun untuk Penanganan Genangan 2027

Sabtu, 15 Agu 2026 07:02 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 07:02 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya menyepakati Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran…

11 Mobil Mewah Milik Basri Disita Dittipidnarkoba Bareskrim, Orang Kepercayaan Planet Holiday Diduga Kabur ke Malaysia

11 Mobil Mewah Milik Basri Disita Dittipidnarkoba Bareskrim, Orang Kepercayaan Planet Holiday Diduga Kabur ke Malaysia

Sabtu, 15 Agu 2026 06:56 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 06:56 WIB

BATAM– Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengamankan sebanyak 11 unit kendaraan yang disebut berkaitan dengan Basri, sosok y…

Fraksi PKS Minta Presiden Prabowo Transparan soal Efisiensi BUMN dan Capaian 121 Kebijakan

Fraksi PKS Minta Presiden Prabowo Transparan soal Efisiensi BUMN dan Capaian 121 Kebijakan

Jumat, 14 Agu 2026 22:20 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 22:20 WIB

JAKARTA- Anggota DPR RI Habib Aboebakar Alhabsyi mengapresiasi sejumlah capaian dan kebijakan pemerintah yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam…

Parkir Cuma Rp810 di Surabaya, Promo Berlaku 15–16 Agustus

Parkir Cuma Rp810 di Surabaya, Promo Berlaku 15–16 Agustus

Jumat, 14 Agu 2026 22:12 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 22:12 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan tarif khusus parkir elektronik sebesar Rp810 untuk dua jam pertama selama Pekan QRIS Nasional 2026. …

Parkir Badan Jalan dan Portal Jadi Perhatian, Pemkot Surabaya Perkuat Akses Kedaruratan

Parkir Badan Jalan dan Portal Jadi Perhatian, Pemkot Surabaya Perkuat Akses Kedaruratan

Jumat, 14 Agu 2026 22:07 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 22:07 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong penguatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. Salah satunya dengan memastikan…