Memanas! Codeblu Terancam Diproses Hukum, Toko Kue CT: DIa Sebarkan Berita Hoax

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Unggahan Codeblu yang meminta maaf
Unggahan Codeblu yang meminta maaf

i

JAKARTA - Polemik William Anderson atau yang dikenal dengan Codeblu masih berlanjut. Terkini, kreator konten ini terancam menghadapi proses hukum setelah dituding menyebarkan informasi bohong alias hoax terkait review negatif terhadap Toko Kue CT.

Toko ini merasa dirugikan oleh ulasan Codeblu yang dinilai hoax. Pasalnya, produk di Toko Kue CT telah melalui proses quality control yang ketat dan sesuai standar.

Dengan tegas, Toko Kue CT membantah tuduhan bahwa kue yang dikirim ke panti asuhan berjamur, sebagaimana klaim Codeblu.

"Produk yang kami distribusikan aman dan tidak berjamur. Kami telah memproses Codeblu sesuai hukum terkait penyebaran berita bohong yang merugikan reputasi kami," tulis pihak toko dalam pernyataan resmi di media sosial.

Kasus ini bermula pada 15 November 2024, ketika Codeblu mengunggah ulasan yang menyebut Toko Kue CT mendistribusikan nastar berjamur ke sebuah panti asuhan.

Codeblu mengaku mendapatkan informasi tersebut dari seorang sumber yang diduga bekerja di toko tersebut. Selain itu, ia juga menyebut kondisi dapur toko tersebut buruk.

Menanggapi hal ini, Toko Kue CT memberikan bantahan pada 17 November 2024. Mereka menyatakan bahwa hasil tinjauan internal tidak menemukan bukti terkait tuduhan tersebut.

"Produk yang kami distribusikan untuk program CSR telah melewati quality control dan aman untuk dikonsumsi," tegas mereka dikutip dari repelita.net.

Meski sudah ada bantahan, Codeblu tetap melanjutkan unggahan dengan video berisi teguran terhadap toko kue tersebut. Hal ini memicu reaksi luas dari netizen, termasuk kritik mengenai potensi kerugian yang ditimbulkan oleh konten tanpa verifikasi.

Pada 27 Februari 2025, Toko Kue CT memberikan klarifikasi lebih lanjut. Mereka menjelaskan bahwa kue yang diduga berjamur bukan berasal dari mereka, melainkan dari mantan karyawan vendor maintenance yang bertindak tanpa sepengetahuan manajemen toko.

"Kami mengalami kerugian reputasi akibat tuduhan tersebut," tandas manajemen Toko Kue CT.

Codeblu akhirnya mengunggah video permintaan maaf pada 28 Februari 2025. Ia mengakui bahwa informasi yang disebarkan berasal dari sumber yang tidak dapat dipercaya.

"Saya menyadari tindakan saya telah merugikan pihak toko kue CT dan menyebabkan keresahan di masyarakat. Saya berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi di masa depan," kata Codeblu.

Namun, kontroversi semakin memanas dengan munculnya tuduhan pemerasan. Pada 1 Maret 2025, beredar kabar bahwa Codeblu meminta uang sebesar Rp 350 juta kepada Toko Kue CT sebagai imbalan untuk menghapus ulasan negatifnya.

Theresia Rosalinda, istri Codeblu, membantah tuduhan tersebut. "Rp 350 juta adalah tarif resmi untuk jasa konsultasi yang ditawarkan oleh Codeblu, bukan sebagai imbalan untuk menghapus ulasan negatif," ungkapnya

Kontroversi ini juga menarik perhatian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, mengkritik maraknya konten review makanan yang tidak terverifikasi.

"Ini dapat merugikan pelaku usaha kuliner dan konsumen. Kementerian Perdagangan perlu mengambil tindakan tegas terhadap kreator konten yang tidak bertanggung jawab," tandas wakil rakyat asal Jawa Timur ini. ***

Berita Terbaru

PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar

PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar

Senin, 07 Sep 2026 07:54 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:54 WIB

JAKARTA — Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di JW Marriott Hotel Jakarta men…

Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat

Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat

Senin, 07 Sep 2026 07:48 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:48 WIB

POLDA SULBAR - Wakapolda, Brigjen Pol Hari Santos menyampaikan arahan tegas kepada seluruh personel Polda Sulbar, tentang makna pengabdian, kedisiplinan dan…

Targetkan 2 Juta Kader Muda, AMPG Jatim Gelar Diklatda I di Gedung Golkar Jawa Timur 

Targetkan 2 Juta Kader Muda, AMPG Jatim Gelar Diklatda I di Gedung Golkar Jawa Timur 

Senin, 07 Sep 2026 07:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:21 WIB

SURABAYA – Partai Golkar tak ingin kehilangan momentum dalam merebut generasi muda. Melalui Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), partai berlambang pohon b…

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …