Covid-19 Menyerang Lagi, Wagub Jawa Timur Imbau Warga Tidak Panik

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Emil Dardak
Emil Dardak

i

SURABAYA - Plt. Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan kenaikan kasus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang terjadi di sejumlah negara Asia.

Alasannya, karena transmisi penularan dan angka kematiannya cukup rendah. Hal itu disampaikannya seusai mendapatkan laporan dari Kadinkes Jatim Erwin Astha pada Kamis (5/6/2025).

Emil menggambarkan bahwa Covid-19 di berbagai Asia seperti Thailand, Malaysia hingga Singapura menunjukkan peningkatan kasus dengan varian berbeda beda.

"Saat ini Covid-19 memang menunjukkan peningkatan di beberapa negara Asia, seperti Thailand, Hongkong, Malaysia dan Singapura dengan varian yang berbeda-beda, namun transmisi penularan dan angka kematian rendah termasuk yang ada di Indonesia." kata Emil Dardak dikutip Minggu (8/6/2025).

Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang penetapan berakhirnya status pandemi Covid-19 di Indonesia, maka saat ini Indonesia dinyatakan endemis Covid-19 yaitu wilayah yang masih ada kasusnya namun tetap terkendali.

Kondisi saat ini, lanjut Emil menunjukkan penurunan kasus yaitu dari 28 kasus pada minggu ke-19 menjadi 3 kasus pada minggu ke-20 dengan varian dominan adalah MB.1.1.

Sedangkan di Jatim, telah dilaporkan adanya 2 kasus Covid-19. Sebanyak 1 kasus terjadi pada bulan Januari (minggu ke 3) dan 1 kasus terdeteksi pada bulan Mei 2025 (minggu ke 18) yang saat ini keduanya sudah dinyatakan sembuh.

Seusai mendapatkan laporan dari Kadinkes Jatim, Plt. Gubernur Jatim itu meminta masyarakat tidak perlu panik namun tetap waspada.

Emil juga mengimbau agar masyarakat memperkuat imunitas tubuh melalui makanan bergizi, olahraga, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) mencuci tangan dan menggunakan masker bagi yang sakit harus mulai di lakukan.

Terutama jika terdapat kondisi tubuh yang kurang fit seperti gejala flu wajib menggunakan masker agar tidak terjadi penularan.

"Masyarakat tidak perlu panik, namun tetap waspada melakukan pencegahan dengan cara menerapkan PHBS, cuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun atau menggunakan hand sanitizer serta menggunakan masker bagi masyarakat yang sakit, yang memiliki daya tahan tubuh rendah, yang memiliki resiko mudah terpapar serta jika berada di kerumunan," sebutnya.

Emil menjelaskan bahwa Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus tergolong dalam family Coronavirus.

Menurutnya, Covid-19 ditularkan dari orang yang bergejala ke orang lain yang berada jarak dekat (dalam 1 meter) melalui droplet.

Penularan juga dapat terjadi melalui benda dan permukaan yang terkontaminasi droplet di sekitar orang yang terinfeksi.

"Gejala yang paling umum adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering. Gejala lainnya antara lain hidung tersumbat, pilek, nyeri kepala, sakit tenggorokan, diare, maupun hilang penciuman," tegasnya.

"Jika mengalami gejala tersebut dan memiliki riwayat kontak dengan faktor risiko maka segera ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut." imbaunya.

Sementara itu, Kadinkes Jatim Erwin Astha menyebut sebagai langkah pencegahan dan pengendalian, Dinkes Jatim telah melaksanakan berbagai upaya antara lain, memantau perkembangan kasus Covid-19, kemudian menyebarluaskan SE Kemenkes dan SE Plt. Gubernur Jawa Timur terkait Kewaspadaan terhadap Peningkatan kasus Covid-19.

Tak hanya itu, pihaknya bersama jajaran terus memantau aplikasi SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon) dan surveilans ILI (Influenza Like Illness) dan SARI (Severe Acute Respiratory Infection). (*)

Berita Terbaru

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kapolda Sulbar Lepas Kombes Pol Agus Budi Supriyanto: Jabatan Adalah Amanah Pengabdian

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 08:52 WIB

POLDA SULBAR- Masa pengabdian Kombes Pol Agus Budi Supriyanto, selaku Direktur Pengamanan Obyek Vital (DirPamobvit) Polda Sulawesi Barat resmi berakhir…

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

PT Java Fortis vs Nany Widjaja: Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian dan Kerugian Rp83 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 07:01 WIB

SURABAYA — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau kelalaian dalam m…

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Buka Akses U-Turn Lebih Aman di Wonokromo, Pemkot Surabaya Relokasi 43 Pedagang Pasar Tumpah

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:52 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Kecamatan Wonokromo merelokasi 43 pedagang pasar tumpah yang selama ini menempati badan jalan dan saluran…

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Jaga Keselamatan Berlalu Lintas, Polantas Polda Sulbar Terus Hadir Saat Padatnya Arus Pulang Kerja

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 18:50 WIB

POLDA SULBAR- Keselamatan dan ketertiban di jalan raya terus menjadi prioritas utama Polantas Polda Sulbar, melalui pengaturan lalu lintas pada jam-jam padat…

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Peziarah Ampel Resah Diganggu Anjal, Wali Kota Eri Perintahkan Satpol PP Perketat Pengawasan

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:34 WIB

SURABAYA- Sejumlah peziarah di kawasan wisata religi Makam Sunan Ampel, Kota Surabaya, mengeluhkan gangguan anak jalanan (anjal) dan pengemis yang meminta…

Tindak Lanjut Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla, Polda Sulbar Tingkatkan Kesiapsiagaan

Tindak Lanjut Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla, Polda Sulbar Tingkatkan Kesiapsiagaan

Rabu, 02 Sep 2026 11:32 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 11:32 WIB

POLDA SULBAR - Menindak lanjuti atensi Kapolri terkait langkah pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdasarkan Surat Telegram …