PDIP Surabaya Konsolidasi Hadapi Pemilu 2029, Target Rebut Kembali 15 Kursi DPRD

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PDIP gelar Musancab PAC se-Kota Surabaya di Grand Empire Palace, Minggu (10/5/2026)
PDIP gelar Musancab PAC se-Kota Surabaya di Grand Empire Palace, Minggu (10/5/2026)

i

SURABAYA — PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PAC se-Kota Surabaya di Grand Empire Palace, Minggu (10/5/2026). Agenda lima tahunan tersebut menjadi ajang konsolidasi partai sekaligus penegasan strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan fokus pada regenerasi kader muda dan penguatan soliditas internal.

Kegiatan itu dihadiri Ketua DPP PDIP Bidang Pendidikan Puti Guntur Soekarno, Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Deni Wicaksono, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, jajaran pengurus partai, anggota Fraksi PDIP DPRD Surabaya, hingga seluruh pengurus PAC se-Kota Surabaya.

Musancab ditutup dengan pelantikan dan pengambilan sumpah janji pengurus PAC PDIP se-Kota Surabaya.

Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji menegaskan Musancab merupakan bagian dari konsolidasi rutin partai yang digelar setiap lima tahun. Menurutnya, restrukturisasi kepengurusan PAC merupakan hal wajar dalam dinamika organisasi.

“Penekanan kita sekarang minimal 50 persen anak-anak Gen Z masuk dalam jajaran pengurus,” kata Armuji yang akrab disapa Cak Ji.

Ia menilai regenerasi kader menjadi kebutuhan penting untuk menghadapi perubahan politik dan karakter pemilih ke depan. Karena itu, pengurus PAC diminta aktif membangun gagasan, inovasi, serta dekat dengan masyarakat.

“Kalau jadi manusia politik, kalian punya ide, gagasan dan inovasi untuk menggerakkan organisasi dan mendengar rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Cak Ji juga memberi peringatan keras kepada kader agar tidak menyalahgunakan program bantuan maupun kekuasaan yang dimiliki.

“Saya tidak mau dengar ada pengurus PAC menarik uang rakyat dari program-program bantuan. Kalau ada bukti, langsung kita evaluasi dan ganti,” ujarnya.

Ia optimistis PDIP tetap kuat di Surabaya selama seluruh kader menjaga kekompakan dan terus turun menyerap aspirasi masyarakat.

“Rumus kalah itu tidak ada kalau kita kompak. Tinggal semangat dan kemauan turun mendengar rakyat,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur Deni Wicaksono menyebut Surabaya harus tetap menjadi basis utama kekuatan PDIP secara nasional. Ia mengakui hasil Pemilu 2024 menjadi evaluasi karena perolehan kursi PDIP di DPRD Surabaya turun menjadi 11 kursi.

“Surabaya adalah tempat lahir Bung Karno. Surabaya harus nomor satu,” katanya.

Deni menargetkan PDIP Surabaya kembali meraih minimal 15 kursi DPRD pada Pemilu 2029. Untuk mencapai target tersebut, DPD PDIP Jawa Timur mendorong regenerasi kader dengan memberi ruang lebih besar kepada anak muda.

“Minimal 20 persen pengurus PAC harus berusia di bawah 35 tahun. Tahun 2029 pemilih Gen Z hampir 60 persen. Kalau tidak memberi ruang anak muda, kita akan tertinggal,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh kader menghentikan konflik internal dan mengedepankan soliditas partai.

“Tidak ada lagi blok-blokan, tidak ada orang-orangan. Semua adalah orangnya PDI Perjuangan,” ujarnya.

Ketua DPP PDIP Bidang Pendidikan Puti Guntur Soekarno turut menekankan pentingnya loyalitas kader serta penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, Musancab bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat mesin partai menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Partai tanpa dinamika bukan partai. Tetapi dinamika harus berlandaskan loyalitas dan ideologi,” kata Puti.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan media sosial dan digitalisasi untuk menjangkau pemilih muda serta perempuan.

“Hari ini partai lain berlomba merekrut anak muda. Kita tidak boleh tertinggal. Semua kader harus melek digital dan media sosial,” ujarnya.

Musancab PDIP Surabaya berlangsung penuh semangat dengan yel-yel perjuangan yang menggema sepanjang acara. Seluruh kader diminta menjaga soliditas demi mempertahankan dominasi PDIP di Kota Surabaya pada Pemilu 2029 mendatang. (dim)

Berita Terbaru

Cegah DBD, Taruna Poltekimipas Edukasi Warga Binaan Rutan Gresik soal Abatisasi

Cegah DBD, Taruna Poltekimipas Edukasi Warga Binaan Rutan Gresik soal Abatisasi

Senin, 10 Agu 2026 22:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 22:19 WIB

Gresik - Dua Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) yang tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Rumah Tahanan Negara…

Tiga Pegawai Tinggalkan Rutan Gresik, Silaturahmi dan Pengabdian Tetap Terjaga

Tiga Pegawai Tinggalkan Rutan Gresik, Silaturahmi dan Pengabdian Tetap Terjaga

Senin, 10 Agu 2026 22:15 WIB

Senin, 10 Agu 2026 22:15 WIB

GRESIK – Perpindahan tugas menjadi bagian dari dinamika dalam sebuah organisasi. Bagi pegawai, perpindahan bukan sekadar meninggalkan tempat kerja, tetapi juga …

Uang Judi Online Balik ke Negara, Kejari Tanjung Perak Setor Rp4,9 Miliar Hasil TPPU

Uang Judi Online Balik ke Negara, Kejari Tanjung Perak Setor Rp4,9 Miliar Hasil TPPU

Senin, 10 Agu 2026 21:49 WIB

Senin, 10 Agu 2026 21:49 WIB

SURABAYA – Perburuan terhadap uang hasil kejahatan perjudian daring berujung pada pemulihan aset negara. Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak menyetorkan u…

Kunjungi SPN Polda Sulbar, Kapolda: Belajar yang Baik, Jadilah Pelindung Masa Depan Rakyat

Kunjungi SPN Polda Sulbar, Kapolda: Belajar yang Baik, Jadilah Pelindung Masa Depan Rakyat

Senin, 10 Agu 2026 21:46 WIB

Senin, 10 Agu 2026 21:46 WIB

POLDA SULBAR- Di sela rangkaian kunjungan kerja ke jajaran Polres Mamasa, Polewali Mandar, hingga Majene, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan …

Wujudkan Hak Pendidikan Warga Binaan, Rutan Gresik Gandeng Dispendik dan PATTIRO melalui Penanda

Wujudkan Hak Pendidikan Warga Binaan, Rutan Gresik Gandeng Dispendik dan PATTIRO melalui Penanda

Senin, 10 Agu 2026 21:23 WIB

Senin, 10 Agu 2026 21:23 WIB

Gresik – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam memberikan l…

Pemkab Gresik Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkoba, Seluruh OPD Bakal Jalani Tes NAPZA

Pemkab Gresik Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkoba, Seluruh OPD Bakal Jalani Tes NAPZA

Senin, 10 Agu 2026 20:14 WIB

Senin, 10 Agu 2026 20:14 WIB

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan n…