Warga Batam Resah, Kapolri Diminta Bongkar Markas Judol dan Pencucian Uang di Money Changer

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor money changer PT IBUV.
Kantor money changer PT IBUV.

i

BATAM- Masyarakat di wilayah Batam sedang mengalami keresahan yang mendalam akibat menjamurnya markas penipuan asmara (love scam) serta aktivitas judi online (Judol). Warga melayangkan permintaan kepada Kapolri untuk segera menurunkan tim khusus guna mengungkap dalang di balik sindikat ini, termasuk mengusut keterlibatan beberapa money changer yang diduga kuat menjadi sarana pencucian uang.

Penggerebekan besar-besaran terhadap dugaan markas perjudian online (judol) dan love scamming internasional di kawasan Baloi View Apartemen, Lubuk Baja, bukan lagi sekadar kasus kriminal biasa. Aroma kejahatan transnasional dan dugaan pencucian uang lintas negara kini mulai menyeruak ke permukaan.

Penggerebekan yang dilakukan aparat pada Selasa pagi (4/5/2026) itu membuka tabir dugaan operasi sindikat siber internasional yang selama ini diduga leluasa beroperasi di jantung Kota Batam. Ratusan orang diamankan, sebagian di antaranya disebut merupakan warga negara asing (WNA) yang diduga menjadi operator jaringan digital ilegal tersebut.

Video dan foto penggerebekan yang viral di media sosial langsung memicu kemarahan publik. Dalam rekaman yang beredar, terlihat sejumlah WNA dikawal ketat aparat keamanan di lobi apartemen. Pemandangan itu memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: sejak kapan apartemen di Batam berubah menjadi markas nyaman bagi sindikat kejahatan internasional?

Informasi yang berkembang menyebutkan, dari unit-unit apartemen tersebut para operator diduga menjalankan praktik perjudian online dan love scamming yang menyasar korban dari berbagai negara. Modus love scamming dikenal licik dan manipulatif. Pelaku membangun hubungan emosional dengan korban melalui media sosial, lalu perlahan menguras uang korban dengan dalih investasi, kebutuhan darurat, hingga hadiah fiktif.

Namun yang kini menjadi perhatian serius bukan hanya aktivitas penipuannya, melainkan dugaan adanya proses “pembersihan” uang hasil kejahatan tersebut.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa aliran dana hasil judol dan penipuan digital diduga diputar melalui salah satu money changer di kawasan Nagoya Business Center. Nama PT IBUV pun mulai menjadi sorotan karena diduga terkait dalam jalur transaksi keuangan yang kini sedang didalami.

Jika dugaan itu benar, maka kasus ini sudah masuk kategori tindak pidana pencucian uang (TPPU) berskala internasional. Dana hasil kejahatan diduga ditukar melalui transaksi valuta asing, dipindahkan secara bertahap, lalu dikirim kembali ke luar negeri menggunakan berbagai jalur keuangan untuk mengaburkan asal-usul uang.

Publik kini mempertanyakan bagaimana aktivitas sebesar itu bisa berlangsung tanpa terdeteksi lebih awal. Batam yang dikenal sebagai kota industri, perdagangan, dan pintu strategis internasional justru dinilai semakin rawan dimanfaatkan sindikat asing sebagai basis operasi kejahatan digital.

Kedekatan geografis Batam dengan Singapura dan Malaysia, tingginya arus keluar-masuk WNA, hingga lemahnya pengawasan terhadap aktivitas apartemen dan transaksi keuangan asing disebut menjadi celah empuk bagi mafia siber internasional.

Ironisnya, kasus-kasus serupa terus berulang. Aparat kerap menangkap operator lapangan, tetapi publik jarang melihat pengungkapan menyentuh aktor utama, pemodal besar, pengendali jaringan, hingga pihak yang diduga menikmati aliran dana haram tersebut.

Masyarakat kini mendesak aparat penegak hukum agar tidak berhenti pada operasi seremonial dan penangkapan pekerja lapangan semata. Penyidikan diminta menembus sampai ke akar jaringan, termasuk membongkar kemungkinan keterlibatan oknum yang diduga menjadi pelindung atau fasilitator transaksi keuangan ilegal.

Apalagi, jika benar ada dugaan pencucian uang melalui money changer, maka pengawasan terhadap lalu lintas valuta asing di Batam patut dipertanyakan. Publik menilai mustahil transaksi mencurigakan bernilai besar dapat berlangsung lama tanpa adanya kelonggaran pengawasan.

Secara hukum, praktik pencucian uang dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara perjudian online dan penipuan digital juga memiliki ancaman pidana berat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Direktur Eksekutif Government Againts Corruption & Discrimination (GAC&D), Andar Situmorang,SH,MH menegaskan pihaknya akan mengawal sejauh mana keseriusan aparat dalam membongkar kasus tersebut hingga menyeret seluruh pihak yang terlibat.

“Jangan sampai kasus ini berhenti di operator lapangan. Aparat harus berani membongkar siapa pemilik modal, pengendali jaringan, hingga pihak yang diduga membantu proses pencucian uang. Kalau tidak, Batam akan terus menjadi surga empuk bagi mafia judol internasional,” tegas Andar alumni Akpol 83.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian belum merilis secara resmi jumlah pasti WNA yang diamankan maupun asal negara mereka. Pemeriksaan intensif masih berlangsung untuk mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan internasional yang lebih luas.

Sementara itu, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak money changer PT IBUV terkait dugaan aliran dana yang disebut-sebut dalam penyelidikan. Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi pemerintah, aparat penegak hukum, dan lembaga pengawasan keuangan. Jika Batam terus dijadikan markas operasi judi online, penipuan digital, dan pencucian uang internasional, maka yang dipertaruhkan bukan hanya citra daerah, tetapi juga kedaulatan hukum negara sendiri. (sumber: harianjayapos.com)

 

Berita Terbaru

Jemput Bola! Gerai Samsat Keliling Ditlantas Polda Sulbar Mudahkan Urusan Pajak Kendaraan Masyarakat

Jemput Bola! Gerai Samsat Keliling Ditlantas Polda Sulbar Mudahkan Urusan Pajak Kendaraan Masyarakat

Sabtu, 15 Agu 2026 14:30 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:30 WIB

Polda Sulbar - Memberikan kemudahan dan pelayanan prima bagi masyarakat menjadi prioritas utama Ditlantas Polda Sulawesi Barat.  Melalui inovasi layanan …

Sambut HUT RI ke-81, Personel Polda Sulbar Tetap Siaga Jaga Keamanan dan Pelayanan Masyarakat

Sambut HUT RI ke-81, Personel Polda Sulbar Tetap Siaga Jaga Keamanan dan Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 15 Agu 2026 14:28 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:28 WIB

Mamuju — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat pengabdian personel Polda Sulawesi Barat tetap terjaga. Meski s…

Polres Mateng Bagikan Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme Menjelang HUT RI ke-81

Polres Mateng Bagikan Bendera Merah Putih, Kobarkan Semangat Nasionalisme Menjelang HUT RI ke-81

Sabtu, 15 Agu 2026 14:26 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:26 WIB

Mamuju Tengah — Menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Mamuju Tengah membagikan bendera Merah Putih kepada p…

Warga Banyuanyar Sampang Adu Cepat di Sungai, Lomba Dayung Berhadiah Rp10 Juta

Warga Banyuanyar Sampang Adu Cepat di Sungai, Lomba Dayung Berhadiah Rp10 Juta

Sabtu, 15 Agu 2026 14:18 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:18 WIB

SAMPANG - Warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, bakal punya cara unik merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia. Mereka akan adu cepat…

Commander Wish Kapolres Mamberamo Tengah: Hadir untuk Melayani, Bersama Menjaga Kedamaian

Commander Wish Kapolres Mamberamo Tengah: Hadir untuk Melayani, Bersama Menjaga Kedamaian

Sabtu, 15 Agu 2026 08:08 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 08:08 WIB

Kapolres Mamberamo Tengah, Kompol Sigit Susanto menekankan program unggulan Commander Wish "Honai Papeda" sebagai pedoman bagi seluruh personel.…

Pemkot dan DPRD Surabaya Siapkan Lebih dari Rp1 Triliun untuk Penanganan Genangan 2027

Pemkot dan DPRD Surabaya Siapkan Lebih dari Rp1 Triliun untuk Penanganan Genangan 2027

Sabtu, 15 Agu 2026 07:02 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 07:02 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya menyepakati Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran…