SURABAYA- Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Surabaya semakin meresahkan. Motor keluaran terbaru dengan sistem keyless dengan pengamanan tambahan seperti gembok cakram pun, kini tetap bisa dibobol pelaku dalam waktu singkat.
Seperti dilaporkan Radio Suara Surabaya, dalam kurun waktu 24 jam terakhir ini, ia menerima dua laporan kehilangan motor keyless terjadi di lokasi berbeda di Kota Pahlawan. Para maling diduga semakin ahli dan memahami celah keamanan kendaraan modern itu.
Laporan pertama disampaikan korban inisial RI (25 tahun), warga kawasan Gubeng Masjid Timur, Surabaya. Motor Yamaha NMAX keyless bernopol L 4245 ABY miliknya hilang pada, Minggu (24/5/2026) dini hari, sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB.
Dilansir Suara Surabaya, RI mengaku motor tersebut sudah dalam kondisi terkunci setir dan dipasangi gembok cakram saat terparkir di depan rumah yang tak memiliki pagar. Namun, pelaku tetap berhasil membawa kabur motor dengan merusak pengaman tambahan tersebut.
“Sudah dikunci, kunci setir, keyless kan, tanpa kunci. Ada gembok cakramnya juga ini dirusak, dibuang di depan rumah. Gembok cakram yang di ban depan itu,” ungkapnya saat on air, Minggu pagi.
Sementara kasus lain dialami MF (19 tahun) yang kehilangan Yamaha Fazio bernopol L 6797 ABJ saat nongkrong di angkringan dekat Pondok Benowo Indah, Sabtu (23/5/2026) dini hari.
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat berjumlah dua orang pria. Motor diketahui tidak dalam kondisi terkunci setir karena korban hanya meninggalkan kendaraan sebentar saat masuk ke kamar mandi jelang pukul 1.30 WIB.
“Saya habis dari kamar mandi, lihat motor masih ada. Saya masuk ruangan lagi. Habis itu jam 1.30 WIB lebih saya keluar udah ngga ada motor saya,” ceritanya, Sabtu malam.
Hingga kini kontak keyless Fazio miliknya masih dia pegang. Namun, STNK dan KTP miliknya yang ada di dalam jok beserta dompet, ikut dibawa kabur pelaku. Kasus ini sudah ia sampaikan ke Polsek Pakal. (SS)
Editor : Redaksi