Korban Teror Bom di Surabaya Dapat Bantuan Rp 250 Juta per Keluarga

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Korban teror bom mendapat bantuan yang disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtyas serta Kasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nurturyanto di Hotel Santika, Surabaya
Korban teror bom mendapat bantuan yang disampaikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtyas serta Kasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nurturyanto di Hotel Santika, Surabaya

i

BACASAJA.ID - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtyas bersama Kasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nurturyanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 19 korban bom terorisme terdahulu, di Hotel Santika Gubeng, Selasa (2/2/2021).

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan santunan kepada penyintas korban terorisme maupun ahli waris. Per satu keluarga maksimal mendapatkan Rp 250 juta, tergantung kondisi yang diterima.

Khofifah mengucapkan terima kasih kepada LPSK karena telah memfasilitasi hak korban supaya bisa terpenuhi. Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap membantu jika diantara membutuhkan layanan kesehatan masyarakat, misalnya ada kaitannya dengan dokter ortopedi dan tidak dipungut biaya apapun.

“Kami mengucapkan terima kasih bahwa LPSK ini terus mengawal bagaimana sebetulnya hak hak korban beserta keluarganya bisa terpenuhi. Pemprov akan memfasilitasi dengan gratis. Termasuk diantaranya membutuhkan layanan kesehatan karena kalau misalnya ada kaitan dengan dokter ortopedi untuk bisa operasi ulang karena prosesnya berkali kali kita akan membangun komunikasi dengan para korban,” papar Khofifah.

Selain layanan kesehatan, Khofifah mengatakan Pemprov Jatim siap untuk membantu korban jika ingin melakukan penguatan di bidang ekonomi. Pemprov akan memberikan dukungan terbuka serta membangun sinergi.

“Ayo bangun Indonesia dan Jatim yang guyub rukun dan damai saya rasa kata kuncinya adalah bagaimana membangun kerukunan dan kedamaian tetap bisa sinergikan, bangun dan kita ikhtiar bersama,”katanya.

Sementara itu, menurut Wakil Ketua LPSK Susilaningtias pada kesempatan ini pihaknya menyerahkan kompensasi kepada 19 orang korban terorisme yang berdomisili di Surabaya. "Pada hari ini negara melalui LPSK menyerahkan kompensasi. Mereka merupakan korban tindak podana terorisme pada masa lalu yang berhasil diidentifikasi melalui tahap pertama," ungkap Susi.

Ia menjelaskan pemberian kompensasi telah diatur dalam Undang-Undang No 5 Tahun 2018 dan PP No 35 Tahun 2020. Diakui apa yang diberikan tidak sebanding dengan musibah yang terjadi. Namun demikian ini merupakan tanggung jawab yang diberikan pemerintah.

"Melalui Undang-Undang No 5 Tahun 2018 dan PP No 35 Tahun 2020, LPSK memberikan kompensasi," paparnya.

Ia menjelaskan langkah akseleratif telah LPSK lakukan sepanjang Agustus-Desember 2020. Hasilnya, LPSK telah berbasil mengidentifikasi dan menetapkan sebanyak 215 orang sebagai korban peristiwa terorisme masa lalu, baik yang berstatus sebagai korban langsung maupun korban tidak langsung (ahli waris).

Dalam kesempatan ini, Susi menyampaikan kompensasi akan terus disalurkan hingga Juni 2021. Oleh karenanya, dia menghimbau kepada masyarakat yang merasa menjadi korban aksi terorisme untuk segera mengajukan permohonan kompensasi sebelum batas waktu tersebut berakhir.

"Untuk informasi lebih lanjut terkait mekanisme dan persyaratan pengajuan kompensasi bisa menghubungi LPSK melalui aplikasi WhatsApp di nomor 0857-7001-0048," tandasnya.

Kesembilas belas orang yang mendapatkan kompensasi merupakan korban dari beberapa aksi terorisme, antara lain:

5 orang korban dari peristiwa Bom Bali I.

  • 1 orang korban dari peristiwa Bom JW Marriot.
  • 4 orang korban dari peristiwa Bom Polresta Surabaya.
  • 3 orang korban dari peristiwa Bom Gereja Santa Maria Tak Bercela.
  • 4 orang korban dari peristiwa Bom GPPS.
  • 2 orang korban dari peristiwa Bom Gereja DKI Diponegoro. (Byta/l1)

Berita Terbaru

PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar

PERADI Profesional Beberapa Tahun Kedepan Dapat Menjadi OA Terbesar

Senin, 07 Sep 2026 07:54 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:54 WIB

JAKARTA — Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di JW Marriott Hotel Jakarta men…

Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat

Wakapolda Sulbar Tegaskan Makna Pengabdian, Jangan Jadi Benalu di Tengah Masyarakat

Senin, 07 Sep 2026 07:48 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:48 WIB

POLDA SULBAR - Wakapolda, Brigjen Pol Hari Santos menyampaikan arahan tegas kepada seluruh personel Polda Sulbar, tentang makna pengabdian, kedisiplinan dan…

Targetkan 2 Juta Kader Muda, AMPG Jatim Gelar Diklatda I di Gedung Golkar Jawa Timur 

Targetkan 2 Juta Kader Muda, AMPG Jatim Gelar Diklatda I di Gedung Golkar Jawa Timur 

Senin, 07 Sep 2026 07:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 07:21 WIB

SURABAYA – Partai Golkar tak ingin kehilangan momentum dalam merebut generasi muda. Melalui Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), partai berlambang pohon b…

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …