DPRD Surabaya: Pejabat Pemkot Jangan Malas!

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko,
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko,

i

SURABAYA– Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, meminta jajaran birokrasi merespons serius langkah Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang belakangan rutin turun langsung ke lapangan dan menyampaikan temuannya melalui media sosial. 

Menurutnya, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus memperkuat fungsi pengawasan agar pelayanan publik tidak bergantung pada kontrol langsung wali kota.

“Sejauh yang dilakukan wali kota merupakan bentuk kepeduliannya terhadap keluhan warga atas pelayanan birokrasi di bawah. Wali kota turun sendiri untuk memastikan kinerja aparatur pemerintah di lapangan berjalan sesuai tugas dan fungsinya, tentu itu hal yang baik,” kata Yona di DPRD Surabaya, Rabu (15/7/2026). 

Belakangan, Eri Cahyadi kerap turun langsung untuk mengecek berbagai persoalan pelayanan publik dan ketertiban kota, termasuk parkir liar serta pelanggaran penggunaan jalan. Dia mengatakan pola pengawasan tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi pejabat kewilayahan dan OPD untuk lebih aktif mendeteksi persoalan sebelum ditemukan langsung oleh wali kota.

“Tren yang dilakukan wali kota ini harus disikapi serius oleh jajaran di bawahnya, termasuk lurah dan camat. Mereka harus meningkatkan intensitas fungsi kontrol di lapangan agar persoalan masyarakat bisa segera diselesaikan sesuai kewenangannya,” ujar politisi Gerindra ini. 

Menurut dia, temuan berulang di lapangan dapat menjadi indikator bahwa fungsi pengawasan pada tingkat pelaksana masih perlu diperkuat. Dia mengingatkan kepala OPD, camat, dan lurah tidak menunggu keluhan warga menjadi viral atau wali kota turun sendiri sebelum mengambil tindakan.

“Kalau persoalan yang sama terus ditemukan wali kota, tentu harus ada evaluasi terhadap sistem pengawasan di bawah. Jangan sampai semua persoalan akhirnya harus menunggu wali kota turun langsung karena birokrasi seharusnya bekerja sebagai sebuah sistem,” tegas dia.

Meski demikian, politisi yang akrab disapa Cak Yebe mengingatkan penanganan terhadap aparatur yang diduga melakukan pelanggaran tetap harus dilakukan secara proporsional dan melalui mekanisme pemeriksaan. 

Menurutnya, temuan di lapangan, termasuk dugaan pungutan liar, perlu ditindaklanjuti oleh OPD terkait atau Inspektorat untuk memastikan fakta dan menentukan sanksi sesuai ketentuan.

“Jika wali kota mendapatkan temuan yang tidak sesuai harapan, termasuk dugaan pungli oleh aparatur, sebaiknya tidak bereaksi berlebihan terhadap jajarannya. Wali kota bisa memerintahkan OPD terkait atau Inspektorat untuk menindaklanjuti dan memastikan persoalannya secara objektif,” kata Cak Yebe.

Dia juga meminta komunikasi dan tindakan terhadap aparatur di ruang publik tetap mempertimbangkan etika birokrasi. Dia mengingatkan tindakan yang dilakukan di depan kamera dapat berdampak terhadap kondisi psikologis aparatur dan keluarganya serta kewibawaan birokrasi pemerintah kota.

“Ketika temuan terjadi di muka publik dan di depan kamera, tetap harus memperhatikan etika birokrasi. Dampak psikologis terhadap keluarga ASN juga perludipertimbangkan, sekaligus menjaga marwah birokrasi yang dipimpin di depan publik,” pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, URC Gabungan Jatanras Polda Sulbar Sisir Wilayah Rawan Mamuju

Persempit Ruang Gerak Kejahatan, URC Gabungan Jatanras Polda Sulbar Sisir Wilayah Rawan Mamuju

Rabu, 14 Okt 2026 21:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 21:46 WIB

POLDA SULBAR- Untuk meminimalkan celah keamanan dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif, Unit Reaksi Cepat (URC) gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda…

Sidang Kasus Pengeroyokan di HW Superhouse: Saksi Ungkap 3 Pemukul Bareno, Posisi Jason-Richardy Kian Terpojok

Sidang Kasus Pengeroyokan di HW Superhouse: Saksi Ungkap 3 Pemukul Bareno, Posisi Jason-Richardy Kian Terpojok

Rabu, 14 Okt 2026 21:41 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 21:41 WIB

SURABAYA – Kesaksian Sukma Tri Andrian dalam sidang kasus pengeroyokan di HW Superhouse Graha Family, Surabaya, mengungkap adanya tiga orang yang memukul B…

Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Jossy Kusumo Dorong Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Jossy Kusumo Dorong Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Rabu, 14 Okt 2026 16:52 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 16:52 WIB

JAKARTA- Irjen Jossy Kusumo resmi menjabat sebagai Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri setelah menjalani upacara serah terima jabatan di Mako…

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen Bergulir Lagi: Kapolresta Banyuwangi Digeser ke Polda Jatim

Polri Mutasi 12 Pati dan Pamen Bergulir Lagi: Kapolresta Banyuwangi Digeser ke Polda Jatim

Rabu, 14 Okt 2026 16:46 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 16:46 WIB

JAKARTA – Polri melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor S…

Bimtek Dokkes Polda Sulbar, Pastikan Layanan Medis di Lingkungan Polri dan Masyarakat Semakin Baik

Bimtek Dokkes Polda Sulbar, Pastikan Layanan Medis di Lingkungan Polri dan Masyarakat Semakin Baik

Rabu, 14 Okt 2026 13:45 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 13:45 WIB

POLDA SULBAR - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Barat terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang semakin baik untuk…

Sentuhan Kasih Sayang dari Layar RTMC, Cara Humanis Polantas Polda Sulbar Sapa dan Tertibkan Pengendara

Sentuhan Kasih Sayang dari Layar RTMC, Cara Humanis Polantas Polda Sulbar Sapa dan Tertibkan Pengendara

Rabu, 14 Okt 2026 12:08 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 12:08 WIB

POLDA SULBAR - Ada pemandangan menarik sekaligus menyejukkan hati di ruang Regional Traffic Management Center (RTMC) Polda Sulbar, Selasa (14/10/26). Melalui …