Reses Lutfiyah di Surabaya Utara: Warga Pertanyakan Paving dan Saluran Mangkrak

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Lutfiyah
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Lutfiyah

i

SURABAYA – Persoalan infrastruktur lingkungan, keterbatasan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga bantuan bagi warga kurang mampu menjadi aspirasi yang mengemuka dalam reses Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Lutfiyah, di wilayah Surabaya Utara.

Sejumlah warga mengeluhkan pembangunan paving dan saluran air yang belum tuntas meski telah dikerjakan sejak periode sebelumnya. Warga mempertanyakan alasan pembangunan tersebut terhenti dan berharap pemerintah kota segera menuntaskan pekerjaan yang masih menyisakan bagian saluran terputus.

“Kalau memang karena anggaran, seharusnya dilanjutkan pada tahun berikutnya. Apakah bagian yang belum selesai harus menunggu RT atau warga mengajukan proposal lagi untuk menuntaskan saluran yang terputus?” demikian keluhan warga yang disampaikan dalam reses tersebut.

Keluhan infrastruktur itu antara lain berkaitan dengan pembangunan gorong-gorong di kawasan Setro Baru serta paving dan saluran air di Pacarkembang.

Warga berharap pembangunan yang sudah dimulai tidak dibiarkan menggantung. Selain mengganggu fungsi saluran air, pekerjaan yang tidak tuntas juga menimbulkan pertanyaan mengenai kesinambungan perencanaan pembangunan lingkungan.

Selain infrastruktur, kebutuhan fasilitas pendidikan dan kesehatan turut menjadi perhatian. Lutfiyah menyampaikan, warga di kelurahan yang belum memiliki sekolah negeri berharap pemerintah membangun fasilitas pendidikan negeri agar akses pendidikan semakin mudah dijangkau.

Harapan tersebut antara lain disampaikan warga di kawasan Kalilom. Sementara itu, warga Dukuh Setro, wilayah yang merupakan pecahan dari Gading, juga menginginkan keberadaan puskesmas untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Persoalan data desil juga banyak ditanyakan warga. Lutfiyah mengatakan dirinya berupaya memberikan penjelasan sebaik mungkin atas berbagai pertanyaan masyarakat, termasuk menyangkut akses bantuan sosial dan program pemerintah.

“Semua aspirasi dan pertanyaan warga kami tampung. Untuk persoalan desil, saya berusaha menjawab dengan sebaik-baiknya agar masyarakat mendapatkan penjelasan,” ujarnya.

Aspirasi lainnya mencakup bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu), pemasangan kamera pengawas atau CCTV, pengembangan bank sampah, bantuan terop dan kanopi, penerangan jalan umum (PJU), hingga beasiswa pendidikan.

Perhatian khusus juga disampaikan terkait anak berkebutuhan khusus dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan agar tetap bisa mengakses pendidikan secara gratis.

Menurut Lutfiyah, berbagai aspirasi tersebut menjadi catatan yang akan diperjuangkan melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Ia berharap usulan warga dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan sesuai kebutuhan serta kemampuan anggaran pemerintah kota.

Reses, lanjutnya, menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus menghimpun kebutuhan prioritas di lingkungan tempat tinggal warga.

Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui perencanaan dan program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Surabaya Utara. (Dim)

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Ini Alasannya

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:14 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Polisi Tahan Tersangka Kasus Anak Dibawa Pergi di Mateng, Korban Mendapat Pendampingan Psikologis

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 16:08 WIB

MAMUJU TENGAH — Kepolisian terus menindaklanjuti kasus seorang anak perempuan yang diduga dibawa pergi oleh seorang pria berinisial S dari Kabupaten Mamuju T…

Korban Arisan Meow Resmi Lapor Polda Jatim, Pertanyakan Dugaan Transfer Dana ke Perusahaan Spa

Korban Arisan Meow Resmi Lapor Polda Jatim, Pertanyakan Dugaan Transfer Dana ke Perusahaan Spa

Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYA, – Polemik arisan Meow yang menyeret nama MCL kembali memanas. Setelah sempat menjadi perhatian publik, delapan korban akhirnya menempuh jalur hukum d…

Lambaian Perpisahan dengan Irjen Pol Adi Deriyan, "Sampai Jumpa Sahabatku, Kita Saling Mendoakan"

Lambaian Perpisahan dengan Irjen Pol Adi Deriyan, "Sampai Jumpa Sahabatku, Kita Saling Mendoakan"

Sabtu, 10 Okt 2026 09:52 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 09:52 WIB

Polda Sulbar - Setelah seluruh rangkaian acara pelepasan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta selesai, Kapolda Sulbar yang baru, Irjen Pol Totok Suharyanto, bersama…

Malam Kenal Pamit, "Ragaku Pergi, Namun Hatiku Tetap di Sulbar"

Malam Kenal Pamit, "Ragaku Pergi, Namun Hatiku Tetap di Sulbar"

Sabtu, 10 Okt 2026 09:47 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 09:47 WIB

Polda Sulbar - Ball Room Hotel D'Maleo, Mamuju, berubah menjadi ruangan penuh kenangan dan kehangatan dalam kegiatan Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar sebagai…

Petrokimia Gresik Borong 7 Penghargaan Nasional di Anugerah Humas Indonesia 2026

Petrokimia Gresik Borong 7 Penghargaan Nasional di Anugerah Humas Indonesia 2026

Jumat, 09 Okt 2026 18:50 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:50 WIB

Gresik - PT Petrokimia Gresik memborong tujuh penghargaan dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026. Capaian tersebut menjadi pengakuan atas…