Tak Kapok Jual Sabu dan 30 Ribu Pil Koplo, Dua Sopir Ini Ditembak

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menunjukkan kedua tersangka kasus narkoba yang ditembak kakinya saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo. (FOTO : ARRY/BACASAJA.ID)
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menunjukkan kedua tersangka kasus narkoba yang ditembak kakinya saat diamankan di Mapolresta Sidoarjo. (FOTO : ARRY/BACASAJA.ID)

i

BACASAJA.ID - Satresnarkoba Polresta Sidoarjo menangkap dua pelaku pengedar sabu dan pil koplo. Lantaran melawan saat ditangkap, dua orang tersangka ini dihadiahi timah panas di kakinya sebelah kiri.

Kedua pelaku bernama Errik Prinantono (37) warga asal Lamongan, dan Eko Purwanto (38) warga asal Jombang. Salah satu diantaranya merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan dua tersangak sudah diburu oleh kepolisian sejak November 2020. Pada  bulan Januari 2021 keberadaan keduanya diketahui hingga akhirnya bisa tertangkap.

"Kedua tersangka kami tangkap di dalam kamar kos di Desa Beringinwetan, Taman, Sidoarjo. Saat dilakukan penggerebekan keduanya kedapatan sedang pesta sabu," katanya saat rilis di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (5/2/2021).

Saat penggerebekan, kedua pelaku mencoba kabur dan melawan petugas. Dengan terpaksa Errik dan Eko mendapatkan tindakan tegas terukur berupa tembakan di kakinya.

“Tindakan tegas terukur kami lakukan saat penangkapan karema kedua tersangka melakukan perlawanan ke petugas," ujarnya.

Sumardji menambahkan salah satu tersangka Errik merupakan residivis kasus yang sama yakni sebagai pengedar sabu.

Sementara itu, dari hasil penangkapan polisi menyita barang bukti berupa empat bungkus plastik klip ukuran besar berisi sabu seberar 394 gram dan pil koplo sebanyak 30 ribu butir.

Kedua tersangka yang merupakan sopir ini mengakui perbuatannya mengedarkan narkotika jenis sabu. Ia bersedia melakukan itu karena diberikan upah sebesar Rp10 juta.

Jaringan mereka disebut Sumardji dari Lapas Madiun. "Ini jaringan Lapas Madiun, saat ini masih dikembangkan untuk bisa menangkap  jaringan dua pengedar narkotika ini," kata dia.

Sumardji menambahkan, dari kejadian ini diharapkan bisa menjadi contoh kepada pelaku lainnya terutama bagi pengedar agar menghentikan segala aktivitas yang merugikan dan merusak generasi bangsa ini.

"Tindakan tegas terukur yang kami lakukan bisa menjadi pelajaran kepada pelaku-pelaku di luar sana yang masih berkeliaran agar mengentikan pekerjaannya," pungkasnya. (Arry/L1)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…