Cegah Anak Terjerumus Miras dan Gangster, Satpol PP Surabaya Perkuat Pembinaan Kampung Pancasila

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irna Pawanti
Plt Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irna Pawanti

i

SURABAYA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja melalui pembinaan Kampung Pancasila. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta melibatkan orang tua dan sekolah dalam mengawasi pergaulan anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irna Pawanti mengatakan, deteksi dini terhadap perilaku berisiko pada anak membutuhkan keterlibatan masyarakat. Warga diharapkan lebih peduli terhadap aktivitas di lingkungan tempat tinggal, termasuk melalui pengaktifan pos keamanan lingkungan (poskamling) di tingkat rukun warga (RW).

"Deteksi dini ini kami harapkan dari warga. Sekarang Satpol PP ini sebagai pembina koordinator bidang kemasyarakatan, kami mengaktifkan kembali poskamling. Di situ warga baru harus lapor 1x24 jam sehingga diketahui aktivitasnya apa," kata Irna, Kamis (29/10/2026).

Menurut dia, pembinaan melalui Kampung Pancasila tidak hanya berfokus pada keamanan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan sosial. Satpol PP bersama pengurus RT dan RW turut memantau kondisi lingkungan, termasuk kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan warga yang terjangkau penertiban.

"Melalui kampung Pancasila kita terus membina kepada RW dan RT. Kita deteksi berapa (jumlah) curanmor di kampung itu. Termasuk mana warga-warga yang terkena jangkauan," ujarnya.

Irna menjelaskan, pengaktifan kembali siskamling juga mendukung pelaksanaan penertiban. Selama ini, petugas kerap kesulitan menjangkau sasaran yang melarikan diri ke permukiman dan bersembunyi di antara rumah warga.

"Satpol PP kalau melakukan penertiban itu di jalan besar. Nah, saat target (penjangkauan) ini lari ke kampung, itu kadang kami tidak bisa menjangkau karena dia sembunyi. Tapi sekarang di kampung warga sudah ikut berjaga, sehingga dia juga tidak bisa lari sembunyi di kampung," terang Irna.

Di sisi lain, Satpol PP Surabaya menaruh perhatian terhadap anak-anak dan remaja yang terlibat perilaku berisiko. Irna menyebut, sejumlah anak yang terjangkau petugas diketahui berkaitan dengan konsumsi minuman keras (miras), pembuatan konten ekstrem, hingga aktivitas yang melibatkan gangster.

"Banyak juga anak-anak yang terjangkau oleh Satpol PP itu mereka hanya ikut-ikutan. Khususnya anak-anak yang usia 12 sampai dengan 15 tahun atau anak-anak usia SMP," katanya.

Menurut dia, tidak sedikit anak yang terlibat karena sekadar mengikuti perilaku teman sebaya tanpa memahami konsekuensinya. "Miras, pembuatan konten-konten ekstrem, termasuk juga dia ikut-ikutan gangster, itu biasanya mereka hanya ikut-ikutan dan tidak tahu," jelasnya.

Untuk mencegah perilaku tersebut berulang, Satpol PP melibatkan orang tua, RT/RW dan pihak sekolah dalam proses pembinaan. Orang tua anak yang terjangkau petugas dipanggil untuk mengetahui kondisi anak, sedangkan pihak sekolah dilibatkan untuk membantu menelusuri latar belakang perilaku mereka.

"Termasuk anak yang kena (penjangkauan karena) miras kita sampaikan, orang tuanya kita panggil. Kalau kena lagi, Pak RT, Pak RW kita panggil, termasuk guru sekolah. Dari sekolah kita panggil untuk mengetahui," tuturnya.

Irna menilai, pengawasan bersama diperlukan karena perilaku berisiko pada anak tidak selalu terdeteksi di sekolah. Ia juga menyoroti kecenderungan sebagian remaja mengikuti tren penampilan tanpa memahami tujuan maupun dampaknya.

"Bahkan mohon maaf, termasuk penggunaan tindik atau matanya yang dikasih hitam, sering kita jangkau saya tanya untuk apa tujuannya, mereka tidak tahu, mereka hanya ikut-ikutan," ujar dia.

Karena itu, Irna mengajak masyarakat, khususnya orang tua dan guru, meningkatkan kepedulian terhadap aktivitas serta pergaulan anak. Menurutnya, kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah diharapkan dapat mencegah kenakalan remaja sejak dini.  "Nah, itu kami harap semua warga, orang tua dan guru itu peduli terhadap hal tersebut untuk menyelamatkan generasi muda ini," pungkasnya. (*)

Berita Terbaru

Green Policing Polda Sulbar: Menyatu Dengan Alam, Merawat Kehidupan

Green Policing Polda Sulbar: Menyatu Dengan Alam, Merawat Kehidupan

Jumat, 30 Okt 2026 07:21 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 07:21 WIB

POLDA SULBAR - Mengawali aktivitas Jumat dengan semangat kepedulian terhadap lingkungan, Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto bersama seluruh personel…

Antisipasi Macet dan Kecelakaan, Satgas Preventif Operasi Patuh Marano 2026 Atur Lalu Lintas di Lokasi Pekerjaan Jalan

Antisipasi Macet dan Kecelakaan, Satgas Preventif Operasi Patuh Marano 2026 Atur Lalu Lintas di Lokasi Pekerjaan Jalan

Jumat, 30 Okt 2026 07:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 07:09 WIB

POLDA SULBAR - Menjaga kelancaran sekaligus mencegah risiko kecelakaan di area pekerjaan jalan. Satgas Preventif Operasi Patuh Marano 2026 melaksanakan…

Polda Sulbar Evaluasi Pengungkapan Curanmor, Ditreskrimum Perkuat Back Up Polres Jajaran Berantas 3C dan Kejahatan Jalan

Polda Sulbar Evaluasi Pengungkapan Curanmor, Ditreskrimum Perkuat Back Up Polres Jajaran Berantas 3C dan Kejahatan Jalan

Kamis, 29 Okt 2026 15:33 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:33 WIB

MAMUJU — Polda Sulawesi Barat terus memperkuat upaya pemberantasan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan kejahatan jalanan melalui analisis …

Polda Sulbar Gelar Ramcek Truk di Jalur Poros Mamuju-Topoyo, Sopir Diberi Edukasi Hingga Teguran Lisan Demi Keselamatan

Polda Sulbar Gelar Ramcek Truk di Jalur Poros Mamuju-Topoyo, Sopir Diberi Edukasi Hingga Teguran Lisan Demi Keselamatan

Kamis, 29 Okt 2026 13:48 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:48 WIB

POLDA SULBAR – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat faktor kelayakan kendaraan, personel polda sulbar menggelar inspeksi keselamatan (ramcek) t…

Jaga Senyuman dan Rawat Harapan, Dirlantas Polda Sulbar Ajak Pelajar Raih Cita-Cita Lewat Disiplin

Jaga Senyuman dan Rawat Harapan, Dirlantas Polda Sulbar Ajak Pelajar Raih Cita-Cita Lewat Disiplin

Kamis, 29 Okt 2026 13:41 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:41 WIB

POLDA SULBAR - Masa depan yang cerah tak hanya diisi dengan belajar giat, tetapi juga dibangun dari kedisiplinan yang tumbuh sejak dini. Demikian pesan…

Forkot Desak Bea Cukai Periksa 6 Perusahaan Rokok di Sumenep yang Diduga Tak Produksi

Forkot Desak Bea Cukai Periksa 6 Perusahaan Rokok di Sumenep yang Diduga Tak Produksi

Kamis, 29 Okt 2026 13:36 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 13:36 WIB

PAMEKASAN - Forum Kota (Forkot) melaporkan enam perusahaan rokok (PR) di Kabupaten Sumenep kepada Bea Cukai Madura. Keenam perusahaan itu diduga melakukan…

KPK Buka Peluang Panggil Petinggi PT Djarum Usai Kantornya Digeledah

KPK Buka Peluang Panggil Petinggi PT Djarum Usai Kantornya Digeledah

Kamis, 29 Okt 2026 11:45 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:45 WIB

JAKARTA- KPK membuka peluang memanggil petinggi PT Djarum untuk diperiksa terkait dugaan korupsi penerimaan negara dari sektor cukai. Pemanggilan akan…

Perkuat Data Real Time, Pemkot Surabaya Evaluasi Sistem Verifikasi Aplikasi ASW Posyandu

Perkuat Data Real Time, Pemkot Surabaya Evaluasi Sistem Verifikasi Aplikasi ASW Posyandu

Kamis, 29 Okt 2026 11:43 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:43 WIB

SURABAYA-  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui Aplikasi Sayang Warga (ASW) Posyandu. Langkah ini …

Pastikan Pelaksanaan Tugas Operasi Patuh Maksimal, Personel Polda Sulbar Rutin Cek Kesehatan

Pastikan Pelaksanaan Tugas Operasi Patuh Maksimal, Personel Polda Sulbar Rutin Cek Kesehatan

Kamis, 29 Okt 2026 11:34 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 11:34 WIB

POLDA SULBAR- Menjaga kebugaran dan kesehatan para personel juga menjadi prioritas utama demi menunjang kelancaran Operasi Patuh Marano 2026 yang saat ini…