Ingin Rapid Test Antigen? Ada Beberapa Kriteria yang Harus Anda Tahu

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapid Test Antigen
Rapid Test Antigen

i

BACASAJA.ID - Memasuki libur Imlek 2021, sejumlah daerah akan melakukan rapid test antigen bagi pengguna transportasi darat. Rapid test antigen digunakan lantaran hasilnya lebih akurat ketimbang rapid antibody. Namun, dalam memilih rapid test antigen ini haruslah berhati-hati.

Ada beberapa kriteria khusus dalam pemilihan rapid test antigen yang akan digunakan agar hasilnya maksimal. Menurut Jubir vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid bahwa rapid test antigen ini memiliki kriteria. Pertama, sudah memiliki izin dari Kemenkes. Kedua, setidaknya sudah mendapatkan izin emergency use testing oleh WHO. "Kemudian sudah mendapatkan persetujuan dari FDA Amerika Serikat. Dan yang ketiga, sudah mendapat izin dari EMA Eropa," terang dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dalam Konferensi Pers secara virtual dikutip Jumat (12/2/2021).

Jika test antigen sudah memiliki ketiga kriteria tersebut, maka sudah aman untuk digunakan. Tapi kalau tes antigen tersebut juga memiliki sensitivitas lebih dari 80 persen, atau lembaga independen yang sudah di-approve oleh Kemenkes sudah menyetujui, maka pemilihan produk antigen sudah bisa terpenuhi.

"Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas karena antigen bisa digunakan langsung untuk konfirmasi kasus positif, sehingga dipastikan rapid antigen yang disediakan harus memenuhi setiap standar yang tersedia tadi," ujar dr. Nadia.

Menurutnya, selain pemilihan test antigen yang baik, ada juga kriteria mengenai fasilitas pemeriksa dan petugas pemeriksa. Pemeriksaan harus dilakukan di fasilitas layanan kesehatan atau dilakukan di tempat terbuka seperti bandara, stasiun, atau terminal. Dan harus dipastikan juga ada pengelolaan limbah medisnya.

"Petugas yang melakukan pemeriksaan harus perugas kesehatan terlatih. Tidak bisa semua orang melakukan pemeriksaan antigen ini tanpa petugas kesehatan yang terlatih untuk mengambil spesiumen. Rapid test antigen ini hasilnya bisa cepat dan langsung, kurang dari setengah jam kita sudah bisa tahu status seseorang apakah positif atau negatif," pungkas dia. (med/L1)

Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Siapkan Buku Bung Karno Jadi Materi Pembelajaran Sejarah di Sekolah

Pemkot Surabaya Siapkan Buku Bung Karno Jadi Materi Pembelajaran Sejarah di Sekolah

Jumat, 26 Jun 2026 11:02 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 11:02 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menjadikan buku "Bung Karno: Aku Arek Suroboyo" sebagai materi pembelajaran bagi pelajar SD dan SMP di …

Prediksi Skor Norwegia vs Prancis di Piala Dunia 2026: Haaland Lebih Gacor Ketimbang Mbappe? 

Prediksi Skor Norwegia vs Prancis di Piala Dunia 2026: Haaland Lebih Gacor Ketimbang Mbappe? 

Jumat, 26 Jun 2026 10:02 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:02 WIB

BOSTON– Duel super sengit akan tersaji di matchday pamungkas Grup I Piala Dunia 2026 saat Timnas Norwegia menantang raksasa Eropa, Prancis. Pertandingan b…

Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Duel Mati-matian Berebut Peringkat Tiga Terbaik

Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Duel Mati-matian Berebut Peringkat Tiga Terbaik

Jumat, 26 Jun 2026 09:58 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:58 WIB

TORONTO– Pertandingan hidup-mati akan tersaji pada matchday pamungkas Grup I Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Timnas Senegal vs Irak. Bentrok kedua tim yang …

Kejagung Selidiki Dugaan Manipulasi Data Ekspor Sawit oleh Sejumlah Perusahaan

Kejagung Selidiki Dugaan Manipulasi Data Ekspor Sawit oleh Sejumlah Perusahaan

Kamis, 25 Jun 2026 20:55 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:55 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) RI tengah mendalami kasus dugaan manipulasi data ekspor kelapa sawit oleh beberapa perusahaan di Indonesia. Hal itu…

Diduga Selewengkan BBM, SPBU Genteng Wetan Banyuwangi dan Truk Pertamina Disegel

Diduga Selewengkan BBM, SPBU Genteng Wetan Banyuwangi dan Truk Pertamina Disegel

Kamis, 25 Jun 2026 17:14 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:14 WIB

BANYUWANGI- Dugaan kasus penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) kini tengah membayangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.684.15 yang terletak di Jl.…

KPK Dalami Kaitan Dugaan Fee Blueray Cargo dengan Kewenangan BPOM dan Kemendag

KPK Dalami Kaitan Dugaan Fee Blueray Cargo dengan Kewenangan BPOM dan Kemendag

Kamis, 25 Jun 2026 16:38 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 16:38 WIB

JAKARTA- KPK akan mendalami dugaan aliran dana Blueray Cargo Group kepada sejumlah pihak di BPOM dan Kemendag. Pendalaman dilakukan untuk mengungkap tujuan…