JAKARTA- Gerbong mutasi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali bergerak signifikan menjelang pertengahan tahun 2026. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi memberikan mandat baru kepada Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani untuk menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI.
Penunjukan perwira tinggi yang dikenal berpengalaman di berbagai lini ini tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1525/XII/2025. Ia menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang memasuki masa purna tugas.
Profil Mayjen TNI Achmad Rizal Ramdhani
Lahir di Jakarta pada 19 November 1970, Ahmad Rizal Ramdhani merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993. Berasal dari kesatuan Zeni, perjalanan kariernya terbilang sangat dinamis dengan pengalaman di bidang teritorial, staf, hingga penugasan sipil.
Nama Ahmad Rizal mulai bersinar saat menjabat sebagai Danrem 162/Wira Bhakti (2018-2021). Setelah itu, ia dipercaya mengemban amanah di Kemenko Polhukam sebagai Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Pemilu. Tak berhenti di situ, ia juga pernah menjabat sebagai Kaskogabwilhan II dan Staf Khusus KSAD.
Sebelum resmi dilantik menjadi Kabais TNI, sosoknya sempat mencuri perhatian publik saat ditugaskan sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Pengalaman manajerial di instansi sipil ini menjadi nilai tambah tersendiri dalam fleksibilitas kepemimpinannya.
Daftar Riwayat Karier
Berikut adalah perjalanan panjang karier Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani hingga mencapai pucuk pimpinan intelijen:
- 1993–2001: Danton hingga Pasi Yonzipur 1/Dhira Dharma.
- 2001–2010: Pasi Intel Kodim 0201/BS Medan hingga Dandeninteldam I/Bukit Barisan.
- 2011–2013: Dandim 0316/Batam.
- 2018–2021: Danrem 162/Wira Bhakti.
- 2021–2022: Asdep Koordinasi Pengelolaan Pemilu Kemenko Polhukam RI.
- 2022–2023: Kaskogabwilhan II.
- 2023–2025: Staf Khusus KSAD.
- 2025: Staf Khusus Panglima TNI (Penugasan Dirut Perum Bulog).
- 2026: Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI.
Tantangan Besar di Kursi Kabais TNI
Penunjukan Mayjen Achmad Rizal Ramdhani tidak hanya dipandang sebagai penyegaran organisasi, tetapi juga sebagai langkah responsif terhadap situasi terkini. Sebagai pimpinan lembaga intelijen pertahanan, ia memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan intelijen strategis guna mendukung kebijakan pertahanan dan operasi militer.
Transisi kepemimpinan ini juga terjadi di tengah sorotan publik terkait dugaan pelanggaran hukum oleh oknum anggota Bais TNI. Kapuspen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa penyerahan jabatan ini adalah bentuk pertanggungjawaban organisasi demi menjaga integritas institusi.
Panglima TNI melalui Danpuspom TNI telah menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap oknum yang mencoreng nama baik kesatuan dengan sanksi terberat, termasuk pemecatan secara tidak hormat. Kini, publik menanti langkah-langkah strategis dari Mayjen Achmad Rizal Ramdhani untuk membawa Bais TNI menjadi lembaga yang semakin profesional dan akuntabel.
Biodata
Nama Lengkap: Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani S.Sos., S.H., M.Han.
Tempat Lahir: Jakarta
Tanggal Lahir: 19 November 1970
Agama: Islam
Istri: Kirana Ekoputri
Akmil: Lulus 1993
Dinas : TNI Angkatan Darat
Masa Dinas: 1993-sekarang
Pangkat: Mayor Jenderal TNI
Satuan: Zeni. (*)
Editor : Redaksi