Hari Pendengaran Sedunia, RSI Sosialisasikan Perawatan Telinga

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan sosialiasi RSI Ahmad Yani Surabaya
Kegiatan sosialiasi RSI Ahmad Yani Surabaya

i

BACASAJA.ID - Rumah Sakit Islam (RSI) di Jalan Ahmad Yani Surabaya ikut memperingati Hari Pendengaran Sedunia, yang jatuh pada 3 Maret.

RSI melakukan sosialisasi di persimpangan rel kereta Ahmad Yani, untuk meningkatkan kesadaran tentang mencegah gangguan pendengaran dan ketulian.

Ketua PKRS Promosi Kesehatan Rumah Sakit, drg Dian Permata Asri mengatakan, seseorang yang memiliki gangguan pendengaran, bila dia tidak bisa mendengar seperti pendengaran orang normal, yaitu pada ambang batas pendengaran 20 dB pada satu telinga atau keduanya.

Gangguan pendengaran dan ketulian disebabkan dua faktor utama, yaitu faktor bawaan dan faktor risiko kejadian. "Faktor bawaan terjadi sejak lahir, biasanya terjadi karena adanya kelainan genetik herediter dan non herediter pada saat kehamilan dan melahirkan," ungkapnya, Rabu (3/3/2021).

"Sedangkan faktor risiko kejadian itu dapat menjangkit seluruh usia, berdasarkan pada faktor risiko yang ada," sambungnya.

Drg Dian Permata Asri kemudian membagikan tips dan langkah-langkah pencegahan gangguan pendengaran. Langkah-langkah pencegahan ini diharapkan bisa digunakan oleh masyarakat, sebagai berikut:

1. Pada ibu hamil dapat melakukan pemeriksaan teratur dan segera berobat apabila terdapat demam yang disertai dengan ruam merah pada tubuh, jangan minum jamu atau obat apabila tidak disarankan oleh tenaga medis;

2. Untuk balita agar usahakan tidak meminum susu botol sebelum bayi berumur satu tahun untuk mengurangi infeksi saluran nafas.

Selain itu agar tuba Eustachius (salran penghubung tenggorakan dengan telinga tengah) lebih terlatih dan berfungis baik;

3. Memperhatikan kebersihan liang telinga;

4. Tidak minum obat dalam jangka panjang tanpa konsultasi dengan dokter; 5. Hindari suara bising;

6. Hindari makan obat sembarangan;

7. Hindari membersihkan telinga dengan benda keras seperti batang bulu ayam, batang rumput, dan batang korek api. (byta)

Tag :

Berita Terbaru

KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Okt 2026 17:13 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 17:13 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan untuk menjemput paksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Diketahui, Nusron sudah dua kali tidak…

4 Petugas Tewas saat Bertugas Padamkan Karhutla Bromo, 2 Lainnya Alami Luka Bakar

4 Petugas Tewas saat Bertugas Padamkan Karhutla Bromo, 2 Lainnya Alami Luka Bakar

Jumat, 16 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:20 WIB

PROBOLINGGO - Petugas gabungan yang menjadi korban waktu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)…

Peduli dan Memupuk Kebersamaan, Ditlantas Polda Sulbar Sambangi Pesantren Campaloga

Peduli dan Memupuk Kebersamaan, Ditlantas Polda Sulbar Sambangi Pesantren Campaloga

Jumat, 16 Okt 2026 14:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:11 WIB

POLDA SULBAR– Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi k…

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulbar Tekankan Pelayanan Bersih dan Polantas Humanis

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulbar Tekankan Pelayanan Bersih dan Polantas Humanis

Jumat, 16 Okt 2026 14:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:09 WIB

POLDA SULBAR - Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” harus diwujudkan melalui pelayanan yang bersih, penanganan perkara yang adil, serta sikap humanis di jalan r…

Jaga Kamtibmas, Polantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam Humanis demi Keselamatan Masyarakat

Jaga Kamtibmas, Polantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam Humanis demi Keselamatan Masyarakat

Jumat, 16 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:59 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat terus mengintensifkan kegiatan patroli malam secara berkala di sejumlah titik rawan…

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules Terkait Kasus dugaan Suap ATR/BPN

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules Terkait Kasus dugaan Suap ATR/BPN

Jumat, 16 Okt 2026 10:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:55 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai Rp800 juta dari kuasa hukum Hercules Rosario Marcal terkait penyidikan dugaan korupsi ATR/BPN. P…