Dalami Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, KPK Temukan Modus Licik

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tengah mendalami dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia. Penyidikan difokuskan pada peran dua anggota DPR RI, yakni Heri Gunawan dan Satori.

“Semua kami dalami. Sementara ini kami fokus pada penggunaan dana CSR oleh ST dan HG, sesuai laporan awal masyarakat kepada kami,” kata Plt Direktur penyidikan KPK Asep Guntur dikutip dari RRI.co.id, Senin (7/7/2025).

Heri Gunawan merupakan anggota DPR dari Fraksi Gerindra, sedangkan Satori berasal dari Fraksi Partai NasDem. Keduanya disebut aktif dalam proses penyaluran dana CSR BI yang kini tengah diselidiki KPK.

Asep menegaskan penyidik akan segera menetapkan dan mengumumkan tersangka dalam waktu dekat. Dalam penyelidikan, Heri Gunawan diduga mendirikan sebuah yayasan untuk menerima dana CSR tersebut.

Hal serupa juga diduga dilakukan oleh Satori melalui yayasan lain yang ia bentuk. KPK menelusuri aliran dana tersebut ke dua yayasan tersebut.

Menurut Asep, dana CSR yang masuk ke dua yayasan tidak digunakan sesuai peruntukannya. Ia mencontohkan pembangunan rumah yang hanya dilakukan sebagian kecil dari jumlah seharusnya.

"Kenyataan yang kita temukan, tidak semuanya, tidak 50 rumahnya dibangun, tapi hanya misalkan delapan atau 10. Terus, yang 40-nya ke mana?" ujar Asep.

KPK telah memeriksa Satori tiga kali untuk mengonfirmasi keterlibatannya dengan aliran dan pemanfaatan dana CSR yang diterima yayasannya. Sementara, Heri Gunawan baru diperiksa sekali oleh penyidik KPK pada 27 Desember 2024.

KPK juga menggeledah rumah milik Satori dan Heri Gunawan. Dari dua lokasi tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti terkait dugaan korupsi dana CSR.

Di rumah Heri Gunawan di Tangerang Selatan, KPK menyita barang bukti elektronik, dokumen, dan surat-surat. Seluruh barang tersebut diduga berkaitan dengan dana CSR dari BI maupun OJK. ***

Berita Terbaru

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Dugaan TPPO di Surabaya, Gion Spa Masih Bungkam, Wartawan Hanya Ditemui Satpam

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 07:06 WIB

SURABAYA – Di tengah sorotan publik atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan eksploitasi anak yang menyeret sebuah spa di kawasan Jalan HR M…

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

DPRD Surabaya Soroti Polemik Lahan Padel Golden City, Investasi dan Aset Daerah Diminta Sama-sama Terlindungi

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 21:48 WIB

SURABAYA – Polemik proyek lapangan padel di kawasan Golden City (Goci) Surabaya menjadi perhatian DPRD Surabaya setelah muncul dugaan sebagian lahan yang d…

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

PROYEK MARGOREJO DISOROT TAJAM: Pekerjaan Yang Amburadul, Hingga "Buta-Tulinya" Para Birokrat serta APH

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:53 WIB

SURABAYA, Bacasaja.id- Proyek saluran U-Ditch di Jalan Margorejo kini berubah menjadi bom waktu. Alih-alih menyembuhkan banjir, proyek miliaran rupiah ini…

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Mayor Jenderal TNI Dr. Agus Dhani Mandaladikari, S.H., M.Hum : Klaim Pemkot Atas Lahan Bandung Zoo Penuh Kejanggalan

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 19:14 WIB

BANDUNG- Sengketa kepemilikan lahan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus berguir. Konflik yang melibatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan pihak…

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Petinggi PLN Kasak Kusuk Lobi Kejati DKI Jakarta Soal Dugaan Mark-Up Rp13,5 M, ‘Tangkap Yusuf Didi dan Kroninya

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 18:30 WIB

JAKARTA - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tampaknya tidak main-main dalam mengusut kasus dugaan Mark-Up anggaran Kontrak…

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Anggota DPR RI Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:37 WIB

JAKARTA– Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi dan penyegaran kepemimpinan di Badan Gizi N…