Harga Cabai Melejit, Ini Solusi dari Kampung di Lamongan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tutik, di depan ruamh yang penuh tanaman cabai.
Tutik, di depan ruamh yang penuh tanaman cabai.

i

BACASAJA.ID - Mahalnya harga cabai tampaknya tidak berpengaruh bagi warga Dusun Jalak Desa Sukorejo, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Pasalnya, di setiap halaman rumah terdapat puluhan pohon cabai yang ditanam menggunakan kantong polybac.

Tak hanya tanam cabai, tanaman lain juga menghias indah di setiap rumah warga. Diantaranya tomat, brokoli, jahe merah serta macam-macam tanaman buah lain. Tanaman tersebut berjajar rapi menghias depan rumah warga.

Menurut Suminto Kepala Desa Sukorejo, berbagai macam tanaman tersebut awalnya digerakkan oleh jamaah Ranting Muhammadiyah yang dinamai Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga (Getapak).

"Getapak itu dilatar belakangi adanya pandemi covid19, agar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat bisa memanfaatkan lahan yang ada," jelas Suminto, Jumat (12/3/2021).

Disambungnya, pelaksanaan kegiatan sudah dilakukan warga sejak bulan Desember tahun kemarin. Bahkan, warga dalam menanam dan menjaga berbagai jenis tanaman, harus mendatangkan tanah liat dari Tuban sebanyak 4 truk.

Pengadaan bibit juga dilakukan secara bersama kemidian dibagikan kepada setiao warga. "Untuk tanaman Cabai, setiap rumah rata-rata ada 30 -50 batang pohon. Jumlahnya ada ribuan," tambah Suminto.

Tutik, salah satu warga mengaku awal menanam tanaman dihalaman rumah dengan menggunakan pot dan polybac mengalami kendala serius. Itu karena banyak tanaman dalam semalam habis dimakan Tikus.

"Mungkin karena ini dipemukiman, tantangannya cuma Tikus, awalnya baru tanam semalam besoknya habis tanpa sisa dimakan Tikus," ujar Tutik.

Namun, kini warga di Dusun Jalak itu merasa bahagia. Pasalnya, disaat harga cabai melonjak hingga Rp 120 ribu per kilogram, mereka tinggal memetik tanaman cabai yang sudah mulai berbuah.

"Alhamdulillah, biarpun Cabai mahal, kami sudah punya sendiri, kalau butuh tinggal petik di depan rumah," tutup Tutik. (yusuf)

Berita Terbaru

KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

KPK Buka Opsi Jemput Paksa Nusron Wahid usai Dua Kali Mangkir

Jumat, 16 Okt 2026 17:13 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 17:13 WIB

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan untuk menjemput paksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Diketahui, Nusron sudah dua kali tidak…

4 Petugas Tewas saat Bertugas Padamkan Karhutla Bromo, 2 Lainnya Alami Luka Bakar

4 Petugas Tewas saat Bertugas Padamkan Karhutla Bromo, 2 Lainnya Alami Luka Bakar

Jumat, 16 Okt 2026 16:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 16:20 WIB

PROBOLINGGO - Petugas gabungan yang menjadi korban waktu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)…

Peduli dan Memupuk Kebersamaan, Ditlantas Polda Sulbar Sambangi Pesantren Campaloga

Peduli dan Memupuk Kebersamaan, Ditlantas Polda Sulbar Sambangi Pesantren Campaloga

Jumat, 16 Okt 2026 14:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:11 WIB

POLDA SULBAR– Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi k…

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulbar Tekankan Pelayanan Bersih dan Polantas Humanis

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Sulbar Tekankan Pelayanan Bersih dan Polantas Humanis

Jumat, 16 Okt 2026 14:09 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 14:09 WIB

POLDA SULBAR - Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” harus diwujudkan melalui pelayanan yang bersih, penanganan perkara yang adil, serta sikap humanis di jalan r…

Jaga Kamtibmas, Polantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam Humanis demi Keselamatan Masyarakat

Jaga Kamtibmas, Polantas Polda Sulbar Intensifkan Patroli Malam Humanis demi Keselamatan Masyarakat

Jumat, 16 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:59 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat terus mengintensifkan kegiatan patroli malam secara berkala di sejumlah titik rawan…

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules Terkait Kasus dugaan Suap ATR/BPN

KPK Sita Rp800 Juta dari Kuasa Hukum Hercules Terkait Kasus dugaan Suap ATR/BPN

Jumat, 16 Okt 2026 10:55 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:55 WIB

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai Rp800 juta dari kuasa hukum Hercules Rosario Marcal terkait penyidikan dugaan korupsi ATR/BPN. P…