Jalan Mengare Rusak, Dinas PUTR Gresik Mengaku Salah

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas PUTR Gresik Gunawan Setiaji saat ditemui di kantornya, Sabtu (13/3/2021).
Kepala Dinas PUTR Gresik Gunawan Setiaji saat ditemui di kantornya, Sabtu (13/3/2021).

i

BACASAJA.ID - Prioritas memperbaiki jalan yang rusak di Kabupaten Gresik menjadi salah satu program 99 hari Nawa Karsa Bupati Fandi Akhmad Yani.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) yang menjadi eksekutornya, tapi belum menjalankan progres dengan baik. Seperti penanganan jalan rusak menuju pulau Mengare di Kecamatan Bungah sudah karut marut sejak lama.

Mulai dari saling lempar tanggung jawab, hingga buruknya koordinasi di internal OPD tersebut. Termasuk dalam penyampaian laporan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik kepada Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.

Sebelum bertemu awak media, Kepala Dinas PUTR, Gunawan Setiaji menggelar diskusi terlebih dahulu bersama jajarannya, termasuk Bidang Bina Marga. Saat dikonfirmasi, Gunawan malah menanyakan inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Bupati, kenapa saat hari libur ? Dikatakannya, saat itu memang hanya urukan saja.

"Jadi masalahnya kenapa sidak bupati hari libur? Cuman, begitu beliau datang, yang ada di sana hanya urukan saja," terangnya, Sabtu (13/3/2021).

Disinggung mengenai laporan kepada Bupati, terkait alat berat milik Unit Reaksi Cepat (URC) yang digunakan untuk memperbaiki paving, Gunawan menceritakan kronologinya.

Menurutnya, dia sudah melaporkan bahwa ada alat berat untuk membenahi jalan menuju Mengare yang rusak karena paving-paving tidak beraturan. Menurutnya, pada Jumat pekan lalu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau dan datang ke Mengare dalam waktu dekat.

Dia bersama Pj Sekda Gresik meninjau dan mengirim alat berat URC untuk persiapan menguruk sedikit jalan yang rusak. Seperti memberi urukan pasir kepada paving yang rusak. Saat itu juga, ada kegiatan Bupati bersama Forkopimda untuk ziarah dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Gresik.

"Di sana ternyata ada permasalahan sampah saat mau ziarah. Terpaksa mesin yang dibawa ke Mengare, kami tarik kembali untuk membersihkan sampah. Kemudian, akan kembali ke Mengare. Bannya meletus, kemarin sudah mobilisasi ke sana. Besok kembali lagi," kata Gunawan.

Kondisi paving jalan yang dibiarkan rusak bertahun-tahun itu, akan dilaksanakan pengurukan saja. Proses pengurukan selesai, baru mulai lelang perbaikan jalan Mengare sejauh 2 kilometer. Perbaikan jalan yang menelan anggaran kurang lebih Rp 1 miliar itu, hanya untuk mengganti paving yang rusak saja.

"Nanti paving dibongkar, lapisan diganti, paving yang rusak diganti dengan mutu dan kualitas sama dan yang diperlukan. Nanti ada proses lelang karena menelan anggaran Rp 1 miliar untuk mengganti paving rusak saja di sepanjang jalan 2 kilometer menuju Mengare," paparnya.

Menurutnya, sudah ada paket pengerjaan sebesar Rp 1 miliar dan harus lelang. Dalam wawancara kepada awak media di kantornya, terdapat fakta baru.

Bahwasanya, ada kendala dalam proses lelang. Lelang yang seharusnya tuntas pada akhir bulan Februari itu ternyata mengalami kendala dan molor hampir dua pekan. Hal ini, mengancam ritme kerja Bupati Gresik yang harus cepat dalam menuntaskan masalah substansial di 99 hari Nawa Karsa.

"Proses lelang ada kendala akun yang dipakai PPK dokumen disebabkan pengikut lelang ternyata bermasalah mulai akhir februari lalu. Kami menunggu dijawab pusat menunggu," terangnya.

Seharusnya, jika pada akhir Februari lelang sudah berjalan, maka pengerjaan akan dimulai awal April. Namun, gara-gara kendala dalam mengunggah dokumen, paling cepat akan dikirim pada Senin (15/2/2021) besok.

"Akhir Februari sudah proses lelang, awal april sudah bisa dikerjakan. kalau sore ini sudah bisa mengupload PPK, maka perlu satu bulan lagi misalkan senin 15 maret baru 15 april sudah bisa. Sekarang hari jumat, mungkin nanti hari senin," terangnya.

Tiba-tiba, telepon selulernya itu berdering. Gunawan langsung menerima telepon dari seseorang bernama Herman.

Ternyata, di depan awak media, obrolan dalam telefon tersebut memberikan informasi jika sekitar pukul 16.45 Wib, tiba-tiba alat untuk mengunggah dokumen mengikuti lelang itu sudah bisa digunakan.

"Masalah aplikasi terkendala, tapi yang lain tetap jalan terus. Besok ada evaluasi sejauh mana. Satu paket tidak terlaksanakan. Saya salah, saya tanggung jawab, saya yang bodoh karena tidak lapor ke Bupati. Masalah teknis baru saya tahu kemarin. Padahal ada paketnya," tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mencari tahu sejauh mana perbaikan jalan akses menuju Mengare. Gus Yani sapaan akrabnya, saat itu mengayuh sepeda balap di hari libur Isra Miraj, Kamis (11/3/2021) lalu.

Gus Yani geleng-geleng kepala merasakan jalan rusak di wilayah Mengare, Kecamatan Bungah. Dia mencari keberadaan alat berat yang disampaikan jajarannya itu.

Bupati milenial ini sudah gowes di wilayah Mengare. Gus Yani sudah melintasi akses masuk ke Mengare bahkan ke tiga desa di Mengare pagi hari sejak pukul 05.30 Wib. Dia tidak menemukan dimana alat berat untuk perbaikan jalan tersebut.

Hingga akhirnya, harus menata sendiri dengan tangannya paving yang berserakan karena tidak pada tempatnya. Juga melihat jalan yang bergelombang serta paving yang tidak beraturan tersebut. Kemudian meminta maaf pada pengguna jalan yang melintas. (TBK/rg4)

Berita Terbaru

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti, Ini Daftarnya

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti, Ini Daftarnya

Sabtu, 03 Okt 2026 18:58 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 18:58 WIB

JAKARTA – Polri melakukan mutasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 t…

JUPE Malam hari, Polsek Gubeng Patroli Cegah Kriminalitas sembari Bagikan Sembako kepada Para Pejuang Rupiah

JUPE Malam hari, Polsek Gubeng Patroli Cegah Kriminalitas sembari Bagikan Sembako kepada Para Pejuang Rupiah

Sabtu, 03 Okt 2026 15:21 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYA — Kepedulian kepada masyarakat tidak mengenal waktu. Hal tersebut ditunjukkan Kapolsek Gubeng AKP Sugarda Aditya Buwana Trenggoro, S.T.K., M.H., yang m…

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Perlinsos Digital Jangkau Lebih dari 1 Juta KK di Surabaya, Data Warga Terus Dimutakhirkan

Sabtu, 03 Okt 2026 14:24 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital telah menjangkau 1.004.298 kepala keluarga (KK) di Kota…

Kasus Dugaan Pungli Lurah di Surabaya Masih Diperiksa, Wali Kota Eri Cari Siapa Saja yang Terlibat

Kasus Dugaan Pungli Lurah di Surabaya Masih Diperiksa, Wali Kota Eri Cari Siapa Saja yang Terlibat

Sabtu, 03 Okt 2026 14:00 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 14:00 WIB

SURABAYA- Pemeriksaan terhadap seorang lurah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait dugaan pungutan liar (pungli) masih berjalan di…

Kapolda dan Wakapolda Jatim Diganti, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Gantikan Posisi Irjen Nanang Avianto

Kapolda dan Wakapolda Jatim Diganti, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Gantikan Posisi Irjen Nanang Avianto

Sabtu, 03 Okt 2026 13:56 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 13:56 WIB

SURABAYA - Pasca pergantian Kapolri baru, gerbong mutasi jabatan bergulir. Kali ini jabatan Kapolda Jatim dan Wakapolda Jatim bakal berganti dalam bulan ini.…

Kapolda Sulbar Berganti, Irjen Totok Suharyanto Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Irjen Adi Deriyan

Kapolda Sulbar Berganti, Irjen Totok Suharyanto Lanjutkan Estafet Kepemimpinan Irjen Adi Deriyan

Sabtu, 03 Okt 2026 11:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 11:55 WIB

POLDA SULBAR- Sebuah babak baru dimulai untuk Polda Sulawesi Barat. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2205/X/Kep./2026 tertanggal 2 Oktober 2026,…