Undang Pakar, DPRD Gresik Rekomendasikan Pendidikan Tatap Muka

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Gresik Mudjid Ridwan saat di kantor Dewan, Senin (15/3/2021).
Wakil Ketua DPRD Gresik Mudjid Ridwan saat di kantor Dewan, Senin (15/3/2021).

i

BACASAJA.ID - DPRD Gresik mengundang tim pakar dari Universitas Narotama Surabaya terkait kebijakan penanganan Covid-19 di Ruang Paripurna DPRD Gresik, pada Senin (15/03/2021).

Para pakar akademisi tersebut dimintai pendapat oleh anggota dewan. Mulai dari soal wacana kebijakan pendidikan tatap muka hingga soal kebijakan ekonomi di era pandemi.

Merujuk pendapat ahli, Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir menyatakan, bahwa Kabupaten Gresik punya peluang untuk menerapkan pendidikan tatap muka bagi siswa di sekolah. Pendapat pakar tersebut berasal dari olah data yang diberikan oleh DPRD kepada tim pakar.

"Dari paparan kelompok pakar tadi salah satu yang direkomendasikan adalah pendidikan tatap muka," ujar pria asal Wringinanom ini.

Setelah mendapat masukkan dari pakar tersebut, lanjut Moch Abdul Qodir, DPRD Gresik akan mengirimkan dokumen rekomendasi kedua belah pihak tersebut ke Bupati Gresik sebagai bahan referensi untuk menentukan kebijakan.

Meski demikian, Ia berharap kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ( Gus Yani) agar segera berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk meminta pendapatnya, sebelum kebijakan itu diambil.

Sementara itu, Wakil DPRD, Gresik Mujid Ridwan mendukung penuh, jika nantinya Pemkab Gresik kembali menerapkan pendidikan/pembelajaran tatap muka.

Hanya saja lanjut Mujid, kebijakan itu masih tetap merujuk pada keputusan Pemerintah Pusat, mengingat Kabupaten Gresik masih dalam status zona warna Oranye.

"Kita tetap mematuhi kebijakan pusat. Jika memang boleh, kita akan minta Pemkab Gresik menerapkan kebijakan tatap muka. Pada dasarnya, saya mendukung sekali pendidikan tatap muka itu. Karena saya sering mendapat keluhan dari wali murid terkait pendidikan yang diterapkan sekarang ini,yang menyulitkan wali murid," ujarnya.

Dia berharap penerapan pendidikan/pembelajaran tatap muka bisa terealisasi setelah PPKM berakhir pada 22 Maret nanti.

"Berharap segera terealisasi pendidikan tatap muka ini," jelas Mujid. (TBK/rg4)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…