bacasaja.id - Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Namun, banyak orang sulit mengakses kepemilikan rumah, seperti kalangan milenial yang banyak menghabiskan uangnya dan lebih memilih pengalaman baru.
Financial Planner Aidil Akbar Madjid mengatakan, untuk memiliki rumah memang seharusnya dipaksa. Sebab, jika tidak dipaksa maka rumah sampai kapanpun tidak akan terbeli.
“Saat ini di Indonesia apalagi kita first jober, kita bicara milenial kadang-kadang mereka mikir Rp 50 ribu dapat apa, karena Rp 50 ribu buat secangkir kopi buat mereka,” katanya dalam acara Webinar Tapera Financial Planing, Senin (28/9/2020).
Menurut Aidil, pola pikir itu harus diubah. Dia menuturkan, berapapun uang yang ditabung jika dikelola dengan benar maka akan membantu untuk membeli rumah.
“Bahwa berapapun nominal uang anda kalau Anda tabung dan investasi cara benar maka dengan waktu ya apakah 3-5-10 tahun maka itu membesar nominalnya dan membantu Anda minimal membantu DP rumah rumah Anda,” jelasnya.
Dia menyarankan, agar gaji yang diterima tiap bulan dialokasikan sebanyak 10 hingga 15% untuk tabungan rumah. Menurutnya, tabungan rumah ini langsung disisihkan begitu mendapat gaji.
Serta, mesti dipisahkan pada rekening yang berbeda. Dia juga bilang, sebaiknya tabungan rumah ini tidak dilengkapi dengan akses langsung seperti ATM.
“Tujuannya buat apa, supaya tidak punya akses uang itu dan tidak terpakai,” katanya.
Tabungan rumah ini juga bisa diubah bentuknya. Dia bilang, tabungan itu dapat berupa emas, reksa dana dan lain-lain.
“Bisa diubah bentuknya, bisa masuk produk investasi lain. Misalnya kalau saya sukanya barang, aset, jadi supaya nggak kepakai alternatif saya convert tabungan emas atau emas fisik,” ujarnya. (net)
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Minggu, 01 Nov 2026 15:57 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 15:57 WIB
PONOROGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersiap menggelar perhelatan akbar bertajuk Kemilau Pekan Raya Ponorogo. Acara yang memadukan pameran inovasi…
Minggu, 01 Nov 2026 15:51 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 15:51 WIB
PONOROGO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus mengoptimalkan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Berkat kontribusi besar para …
Minggu, 01 Nov 2026 15:43 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 15:43 WIB
POLDA SULBAR - Semangat kebersamaan dan kerukunan terus dijaga oleh Kapolisian Daerah Sulawesi Barat lewat program Minggu Kasih. Kali ini, Wakapolda Sulbar …
Minggu, 01 Nov 2026 12:34 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 12:34 WIB
SURABAYA- Anggaran pengadaan logistik penanganan bencana di Jawa Timur menjadi sorotan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana. Dia…
Minggu, 01 Nov 2026 12:26 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 12:26 WIB
SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menangani kasus dugaan penyekapan calon Asisten Rumah Tangga (ART) di Jalan Kedung Anyar, Kecamatan…
Minggu, 01 Nov 2026 12:10 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 12:10 WIB
JAKARTA- Anggota DPR RI Muhammad Kholid, menegaskan keuntungan dari korporasi pelaku tindak pidana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) harus dirampas. Hal …
Minggu, 01 Nov 2026 12:05 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 12:05 WIB
SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras (miras) yang tidak sesuai dengan ketentuan perizinan.…
Minggu, 01 Nov 2026 05:52 WIB
Minggu, 01 Nov 2026 05:52 WIB
SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menyiapkan rekayasa lalu lintas dan 14 titik kantong parkir untuk mendukung kelancaran Parade Juang 2026…
Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 21:05 WIB
POLDA SULBAR - Memastikan setiap penumpang berangkat dengan aman dan pulang dengan selamat, Polda Sulbar bersama Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja…
Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB
Sabtu, 31 Okt 2026 20:35 WIB
SURABAYA – Pengembangan riset dan inovasi di Jawa Timur dinilai belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah provinsi. Minimnya dukungan anggaran menjadi s…