Klarifikasi Klaster Pondok Pesantren, Kemenag Surabaya Ungkap Bukti

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasien Covid-19 dibawa ke RSLI Surabaya
Pasien Covid-19 dibawa ke RSLI Surabaya

i

BACASAJA.ID - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Surabaya akhirnya buka suara soal klaster Pondok Pesantren di Kota Surabaya. Kemenag menegaskan tidak ada Klaster Pondok Pesantren. Sedang adanya 14 orang terpapar Covid-19 yang disebut santri, menurut Kemenag mereka bukan belajar di Pondok Pesantren.

Pihak Kemenag juga sudah mendatangi Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), pada Jumat 11 Junu 2021 kemarin, untuk meminta kejelasan perihal informasi tersebut yang diduga menjadk klaster pondok pesantren.

Perihal informasi itu, diketahui bahwa lokasi yang diduga sebagai klaster pondok pesantren, berada di wilayah Petemon III.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, lokasi yang dimaksud itu bukan merupakan pondok pesantren, tetapi itu adalah lembaga kursus Bahasa Arab.

"Kami sudah cek langsung ke Jalan Petemon III itu setelah mendapatkan informasi dari pihak Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) ternyata itu bukan pondok pesantren. Jadi tidak ada klaster pondok pesantren saat ini di Surabaya," kata Kasi Diniyah dan Pondok Pesantren, Kantor Kemenag Kota Surabaya, Abdul Hakim usai dikonfirmasi, Rabu (16/6/2021).

Lebih lanjut, kebenaran informasi, bahwa lokasi yang dituju itu bukan merupakan Pondok Pesantren, didapatkan langsung dari pengurus tempat kursus itu dan juga warga disana.

Menurutnya, ketika ada lokasi yang disebut sebagai pondok pesantren itu masuk di dalam daftar Kemenag.

Hingga saat ini, pondok pesantren di Kota Surabaya berjumlah 120 pondok. Sedangkan yang sudah masuk di dalam data resmi baru mencapai 58 pondok.

"Kalau pondok sudah masuk dilist (Kemenag) dan warga sekitar bahkan RT/RW setempat mengaku itu juga bukan pondok pesantren hanya lembaga kursus saja," jelasnya.

Dia mengakui jika di lokasi itu memang ditemukan beberapa orang siswa yang menetap disana. Lantaran mereka berasal dari luar Kota Surabaya. "Memang ada yang menetap disana. Siswanya juga dari luar Surabaya," ungkapnya.

Abdul Hakim pun memastikan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat kepada pihak RSLI, guna mengklasifikasikan jika temuan ini bukan merupakan ketegori klaster pondok pesantren.

"Ya, sudah kami surati pihak RSLI yang menjelaskan bahwa itu bukan pondok pesantran," tegasnya.

Termasuk juga dengan menerbitkan surat edaran kepada seluruh pondok pesantren yang ada di Kota Surabaya, agar tetap memperketat penerapan protokol kesehatan.

"Sudah kemarin instruksi dari Pak Kepala Kantor Kemenag untuk membuat edaran prokes di seluruh pondok. Bahkan santri yang sudah masuk ke pondok juga harus bebas Covid-19 dengan menunjukkan hasil swab," tandas Abdul Hakim.

Sebagaimana yang diketahui, sebelumnya sempat terdapat dua orang yang diduga sebagai santri di salah satu pondok pesantren di Kota Surabaya reaktif melalui tes antigen, setelah terjaring dalam penyekatan di Jembatan Suramadu.

Kemudian, mereka dilakukan tes PCR dan hasinya positif. Langkah pelacakan dan pengembangan temuan dilakukan. 14 orang itu berasal dari tracing. (byta)

Berita Terbaru

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …