Wagub Jatim Emil Dardak: PTM hanya Diizinkan untuk Zona Kuning dan Hijau

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.

i

BACASAJA.ID - Melonjaknya kasus COVID-19 di Jawa Timur dalam kurun waktu sebulan belakangan, membuat Pemprov Jatim meningkatkan kewaspadaan sekaligus pencegahn.

Salah satunya adalah mengevauasi ulang pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) cuma diperkenankan untuk daerah yang masuk Zona Kuning dan Hijau.

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa untuk Zona Orange tidak disarankan dulu karena ada satu observasi baahwa tingkat sebaran Covid-19 di Jatim masih sangat tinggi, termasuk juga menyasar kepada mereka yang usianya lebih muda.

“Demi keselamatan bersama maka diputuskan hanya zona kuning dan hijau saja yang boleh menerapkan PTM. Mari kita utamakan keselamatan terlebih dahulu karena ini lagi situasi darurat sekali,” tegas di DPRD Jatim, Selasa (29/6/2021).

Kondisi darurat ini, kata Emi disebabkan sebaran Covid-19 di Jatim mengalami kenaikan yang signifikan. Bahkan di sejumlah daerah tingkat Bed Occupancy Rate (BER) rumah sakit rujukan mengalami overload.

“Total kapasitas BOS rumah sakit rujukan Covid-19 di Jatim kisaran 1O.500 bed (tempat tidur), namun yang sudah terisi sekitar 7.500 an bed. Kalau diprosentasi BOR ruang ICU kisaran 77 persen dan BOR ruang isolasi kisaran 80 persen,” ungkap mantan Bupati Trenggalek ini.

Ia juga, membenarkan jika RSUD dr Soetomo Surabaya kapasitas untuk rujukan pasien Covid-19 sudah penuh itu memang fakta. Bahkan Dirut RSUD dr Soetomo dr Joni Wahyuhadi melaporkan tengah berupaya mengkonversi salah satu gedung yang nantinya dikhususkan untuk merawat pasien Covid-19.

“Saya juga ingin mengklarifikasi itu bukan di parkiran terbuka tapi gedung parkiran di RSUD dr Soetomo yang akan dikonversi menjadi ruangan dengan ditambahi sarana dan prasarana yang memadai untuk rawat inap. Mudah-mudahan dalam hitungan minggu sudah rampung dan bisa digunakan,” jelas Emil. (rga)

Berita Terbaru

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Dari 'Murid Hebat' Menuju Sekolah Ramah Anak: Praktik Inklusif SMP Negeri 3 Probolinggo

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:00 WIB

Oleh: Lujeng Lutvia, S.Pd, Gr  Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan pendidikan inklusif di Indonesia, SMP Negeri 3 Probolinggo menunjukkan bahwa …

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT Ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 12:12 WIB

SURABAYA- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa penarikan iuran atau …

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Menhut Raja Julo Berpeluang Jadi Tersangka Gratifikasi Amplop Kuansing

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 11:48 WIB

JAKARTA- Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni berpeluang ditetapkan sebagai tersangka apabila Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti adanya…