Mantap! Pasca Viral, Warga Bilis-Bilis, Kangean, Sumenep, Gotong Royong Perbaiki Jembatan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kebersamaan warga saat memperbaiki jalan dan jembatan desa yang rusak.
Suasana kebersamaan warga saat memperbaiki jalan dan jembatan desa yang rusak.

i

BACASAJA.ID - Jembatan rusak di dusun Telaga-lalang, Desa Bilis-bilis, Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep yang sempat jadi perbincangan warganet di media sosial Facebook pasca diunggah akun Zahira Acing, kini sudah diperbaiki.

Puluhan warga Desa setempat secara gotong royong memperbaiki jembatan berukuran 6x6 meter yang menghubungkan desa Bilis-bilis dengan desa Laok Jang-jang.

Suasana kebersamaan terasa kental, sesekali terdengar canda tawa di sela-sela bekerja. Bilah-bilah kayu yang sudah rapuh dan membahayakan diperbaiki dan diganti baru.

Warga menyumbang sesuai kemampuan, yang punya tenaga dan keahlian membantu pengerjaan sementara mereka yang punya uang kebagian tugas belanja kayu dan peralatan lainnya.

Bahkan tak sedikit kaum ibu-ibu menyediakan makanan serta minuman.

Setelah seharian diperbaiki secara gotong royong, jembatan rusak tersebut sudah langsung bisa dilalui kendaraan roda dua.

Sementara pemilik akun Facebook Zahira Acing menjadi orang pertama yang melintas diatas jembatan.

"Kita coba dulu ya, ayo," ucap Zahira Acing dalam vidio yang dibagikan di linimasa Facebooknya, Selasa (13/7) sore.

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Bilis-Bilis, Daeng Andi Miftahor Rachman mengatakan keberadaan jembatan kayu itu memang cukup penting bagi warga.

"Pasca viral di medsos, masyarakat sekitar maka dengan peralatan seadanya gotong royong perbaiki jembatan ini karena sifatnya harus cepat," kata Daeng Rahman kepada Bacasaja.id melalui pesan singkat.

"Walaupun bukan akses satu-satunya tapi jembatan tersebut merupakan jalan pintas yang bisa mempercepat aksesibilitas masyarakat," imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan masyarakat desa Bilis-bilis telah menunjukan bahwa memperbaiki sarana dan prasarana yang berhubungan dengan kehidupan mereka tidak perlu selalu meminta bantuan dari Pemerintah Kabupaten atau lainnya.

"Apabila suatu pekerjaan dapat dikerjakan dengan bergotong royong dan swadaya bersama-sama masyarakat, maka suatu permasalahan dapat diselesaikan," pungkasnya. (Edo/rg4)

Tag :

Berita Terbaru

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

AMPG Jatim Jadi Ikon Penggerak, Gelar Diklatda I AMPG Provinsi se-Kabupaten/Kota Pertama di Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:06 WIB

SURABAYA – Pimpinan Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (PD AMPG) Jawa Timur kembali membuat gebrakan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (…

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Anggota DPRD Surabaya : Sistem Boleh Modern, Tapi Jangan Bikin Warga Makin Ribet

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:03 WIB

SURABAYA – Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 harus menjadi momentum yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Surabaya. Bukan sekadar seremoni, tetapi m…

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Krisis Air Melanda Bojonegoro, PNIB Salurkan 99.999 Liter Air Bersih ke Wilayah Kekeringan

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

BACASAJA.ID — Kemarau panjang hingga krisis air bersih yang dialami masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapatkan b…

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik, Subdit Regident Gelar Evaluasi Kinerja Seluruh Jajaran Secara Daring

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:57 WIB

POLDA SULBAR- Komitmen untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Subdit Regident Ditlantas Polda Sulbar. Lewat…

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

DPRD Surabaya Minta Pemkot Berani Intervensi Bantuan Pendidikan hingga Desil 5: Jangan Kaku Soal Data!

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYA- DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya tidak menjadikan klasifikasi desil sebagai satu-satunya batas dalam menentukan warga yang berhak…

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Lulus Kuliah tapi Data di KK Masih SMA, Pemkot Surabaya Imbau Warga Segera Update

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 12:37 WIB

SURABAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong masyarakat agar memastikan data pendidikan dalam dokumen kependudukan selalu diperbarui. Langkah ini…