Salut! Pengusaha Muda Tulungagung Ini Berani Membuka Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

Redaksi


Salut! Pengusaha Muda Tulungagung Ini Berani Membuka Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

Pengusaha muda asal Tulungagung, Danar Tandianma.

BACASAJA.ID - Adalah bukan hal mudah untuk membuka maupun mempertahankan usaha di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia seperti sekarang ini.

Tapi, kisah seorang pengusaha muda di Tulungagung yang justru berhasil membuka usaha barunya, menginspirasi banyak orang untuk tidak mudah menyerah.

Adalah Danar Tandianma, pengusaha itu. Mantan ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tulungagung bareng teman-temanya, membuka usaha di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Pria yang sekarang ini menjabat sebagai KSP HIPMI Jawa Timur itu mengungkapkan, dibukanya usaha Papa Cookies Cabang Tulungagung ini juga menggandeng pelaku usaha sound system sebagai wujud ekonomi kreatif (ekraf) dan ekonomi kerakyatan.

"Sektor ekonomi kreatif atau entertainment sangat terpukul dengan pandemi Covid-19. Lantaran itu, saya membuka usaha dengan mengajak teman-teman pengusaha. Sedikit banyaknya kita bisa turut membantu teman-teman untuk bertahan. Ini adalah bentuk ekonomi kerakyatan," ungkap Danar, Sabtu (24/7/2021).

Pembukaan tempat usaha yang beralamat di Jl I Gusti Ngurah Rai no 59 C Jepun, Tulungagung di tengah pemberlakuan PPKM adalah upaya Danar membuka lapangan pekerjaan di tengah pandemi.

Terlebih, pembukaan tempat usaha barunya itu menuai apresiasi dari Ketua DPD RI La Nyalla M Mattalitti dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

"Dua tokoh nasional itu memberi apresiasi melalui sambutan video lantaran sudah membantu pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan di tengah pandemi ini," paparnya.

Dirinya punya harapan, semangat pengusaha muda Jawa Timur pada umumnya, dan Tulungagung pada khususnya, tidak lantas layu ketika badai pandemi Covid-19 menerjang.

Bagi Danar Tandianma, di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), masyarakat dituntut mampu beradaptasi dengan mengembangkan ide dan gagasan untuk diwujudkan agar terus mendapatkan penghasilan.

"Tidak boleh menyerah, dengan keadaan yang seperti saat ini justru kita harus berpikir keras untuk tetap mencari peluang usaha agar jika kelak pandemi berakhir bukan memulai lagi namun usaha tinggal menjalankan," pungkasnya. (*/rg4)