Hampir Meninggal karena Badai Sitokin, Deddy Corbuzier rupanya Sudah Siapkan Warisan untuk Azka

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Deddy Corbuzier dan putranya, Azka Corbuzier. (Instagram)
Deddy Corbuzier dan putranya, Azka Corbuzier. (Instagram)

i

BACASAJA.ID - Deddy Corbuzier rupanya sudah mempersiapkan diri bila dirinya harus meninggal dunia. Di tengah perawatan akibat badai sitokin Covid-19, Deddy sudah menyiapkan warisan untuk putra semata wayangnya, Azka Corbuzier.

Hal tersebut diungkap langsung oleh Deddy Corbuzier melalui podcast-nya sendiri. Sang ayahanda mengaku telah menyiapkan tabungan untuk sekolah yang dapat dipakai hingga lulus kuliah. Tak hanya itu, Deddy juga sudah meninggalkan saham untuk Azka.

"Gue udah siapin semua buat Azka. Mulai dari tabungan sekolah, stock market, semua udah gue siapin," papar Deddy, dikutip Rabu (25/8/2021).

"Kalau papa mati kamu kaya lho Cha (Azka). Kalau mati, kaya dadakan lho dia," tutur Deddy disertai tawa.

Kendati turut tertawa, Azka mengaku bukanlah harta yang diharapkannya. Yang dia harapkan adalah sang ayahanda tidak meninggalkan dirinya secepat itu.

Menurut Azka, bukan lantaran cuma dirinya yang masih bergantung pada sang ayah, melainkan juga banyak orang yang masih memerlukan bantuan sang mantan pesulap itu.

"Jangan mati, karena masih banyak orang yang membutuhkanmu. Dunia bakal kehilangan orang penting," tutur Azka.

Awal mula badai sitokin

Deddy Corbuzier lantas menceritakan, dirinya mengalami demam tinggi disertai vertigo usai dua pekan dinyatakan negatif Covid-19. Padahal, saat masih positif corona, dirinya tidak mengalami gejala apa pun.

Ketika itu, dirinya merasa ada yang salah. Deddy lantas memeriksakan dirinya ke RSPAD. Dari hasil pemeriksaan, dinyatakan ada kerusakan pada paru-parunya.

Meski begitu, Deddy tetap diizinkan untuk melakoni perawatan secara mandiri lantaran kadar saturasi oksigennya masih di ambang normal yaitu 99.

Hanya saja, dua hari kemudian, Deddy mendadak terserang demam tinggi yang mengharuskannya dibawa ke rumah sakit.

"Saya ketemu dokter Gunawan," kata Deddy, "Dokter Gunawan bilang kalau kondisi saya memburuk. Saat di periksa, CT toraks telah 60 dan masuk ke momen badai sitokin," tutur Deddy.

Karena hal itu, Deddy dilarang untuk pulang dan harus dirawat di rumah sakit. Mengetahui dirinya terserang badai sitokin, Deddy teringat kalau sindrom tersebut bisa membuat orang meninggal dunia.

Atas perawatan Dokter Gunawan, Deddy Corbuzier pun selamat. Karena itu, dirinya sangat berterima kasih pada sang dokter.

"Thank you for helping all people... Incl me," imbuhnya lagi. (rg4)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…