Tolak Amandemen UUD 1945 Presiden 3 Periode, Jokowi: Bisa kena Marah Saya!

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Presiden Jokowi saat memberikan pidato kenegaraan jelang 17 Agustus 2021 di Sidang MPR.
Presiden Jokowi saat memberikan pidato kenegaraan jelang 17 Agustus 2021 di Sidang MPR.

i

BACASAJA.ID - Presiden RI Joko Widodo diketahui kembali menggelar pertemuan dengan para pemimpin partai politik di Istana Kepresidenan pada Rabu, 1 September 2021.

Agenda kali itu adalah bertemu dengan sederet petinggi parpol non-parlemen. Di antara yang hadir ada PSI, PKPI, Perindo, Hanura, serta PBB.

Pada momen itu, Jokowi sempat menyinggung amandemen UUD 1945 yang akhir-akhir ini dihembuskan bakal ditempuh sang kepala negara agar dapat menjabat sebagai presiden untuk satu periode lagi.

Meski begitu, Sekjen PBB Affriansyah Ferry Noor mengungkapkan apa yang dikatakan Jokowi pada pertemuan itu.

Ferry membeberkan, Presiden Jokowi - sambil bergurau - menyebut bagaimana mungkin dirinya bisa jadi presiden tiga periode, sementara dia bukan ketua parpol.

Apalagi, sambung Ferry, sekarang banyak parpol telah mempunyaitokoh dan kader yang sudah pasang baliho besar-besar. Dari PDIP ada Puan Maharani, ada Golkar dengan Airlangga Hartarto, di PKB ada Muhaimin Iskandar dan bahkan di PSI ada Giring.

"Bisa kena marah saya," ungkap Ferry Noor menirukan Jokowi yang ketika itu disambut derai tawa dari para ketum dan sekjen partai, dikutip Jumat (02/9/2021).

Ferry menyebut Jokowi secara tegas menolak amandemen UUD 1945 datang dari usulan pemerintah. Kata Ferry, Jokowi tidak mau disalahkan karena ada presiden yang bisa menjabat sampai tiga periode.

Sebaliknya, Jokowi mempersilahkan MPR untuk mengajukan amandemen UUD 1945. Kendati demikian, sang presiden menegaskan dirinya tidak mau terlibat.

"Beliau mengatakan 'kalau saya yang mengajukan, ya repot. Kalau pihak MPR atau senayan sana mau mengajukan ya silahkan saja. Saya tidak terlibat hal ini,'" tambah Ferry.

Pandemi Covid-19

Sebelumnya, relawan Jokowi Mania (Joman) menghembuskan wacana masa jabatan Presiden Jokowi diperpanjang. Alasannya, Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19 dan tak diketahui kapan akan berakhir.

Joman menilai agenda pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang berpotensi membuat penularan wabah virus corona di Tanah Air meningkat. Oleh sebab itu, kata Joman, permintaan untuk memperpanjang masa jabatan seorang kepala negara adalah rasional. (RG4)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…