Dugaan Penipuan Perusahaan Jasa TKI Ilegal, Begini Penjelasan Kadisnaker Tulungagung

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso.

i

BACASAJA.ID - Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Tulungagung telah menetapkan MRT (38) sebagai tersangka penipuan rekrutmen PMI (Pekerja Migran Indonesia) ke Polandia.

Suami tersangka, Ridwan pun menolak jika istrinya melakukan penipuan. Menurutnya, MRT juga korban lantaran ditipu oleh seseorang yang menjanjikan bisa memberangkatkan PMI ke Polandia.

Kasus ini pernah dimediasi di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tulungagung.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tulungagung Agus Santoso menganggap kasus ini bukan Perusahaan Jasa TKI (PJTKI) ilegal, namun LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) yang bekerjasama dengan PJTKI di Bogor.

PMI yang dilatih oleh MRT diminta untuk diberangkatkan, dengan iming-iming syarat yang lebih mudah dan biaya yang lebih murah.

Termakan janji manis itu, MRT lalu menyetor sejumlah uang pada seseorang di Bogor.

“Tapi ternyata dibohongi oleh PT yang ada di Bogor sana, uang sudah disetor tapi enggak diberangkatkan sampai 3 tahun,” terang Agus, Kamis (09/9/21).

Agus melanjutkan, MRT lalu mencari kejelasan dengan menemui orang yang menjanjikan pemberangkatan PMI ke Polandia itu.

“Ternyata sampai di sana (Bogor) PT-nya sudah enggak ada,” kata Agus.

Meski begitu pihaknya belum bisa memastikan informasi itu. Menurut Agus bisa saja keterangan MRT sebatas alibi untuk menghindar dari tanggungjawabnya.

Namun pihaknya telah melaporkan kejadian ini ke Kementrian Tenaga Kerja untuk dilakukan investigasi.

“Nanti kalau informasi dari teman di Jakarta itu PT-nya lari, berarti memang benar dia (MRT) korban,” jelasnya.

Tapi jika sebaliknya PT itu ada dan tidak merasa melakukan kerjasama dengan MRT, maka bisa dibilang telah melakukan penipuan.

Untuk sementara, selama proses hukum berjalan pihaknya menutup sementara LPK milik MRT di Desa/Kecamatan Rejotangan.

Jika MRT divonis tidak bersalah, maka ijin bakal dibuka kembali, begitu juga sebaliknya jika dinyatakan bersalah, maka ijin bakal dicabut.

Terakhir Agus berpesan pada warga Tulungagung yang ingin kerja di luar negeri, untuk berkonsultasi pada Disnaker terlebih dahulu, agar tidak terjerumus pada penipuan.

“Sebelum di daftar ke PT atau LPK ke Disnaker dulu, ini terdaftar atau tidak,” pungkasnya. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Pengendara Vario dan Pejalan Kaki Tewas Dihantam Truk Rem Blong di Jombang, Ini Kronologinya

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:48 WIB

JOMBANG- Kecelakaan maut terjadi di depan pabrik sepatu PT Pei Hai, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 06.30…

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…