Polisi Bongkar Sindikat Kurir Narkoba Asal Madura Yang Ditembak Mati

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pelaku dan barang bukti di pamerkan di Halaman Mapolrestabes Surabaya.
Para pelaku dan barang bukti di pamerkan di Halaman Mapolrestabes Surabaya.

i

BACASAJA.ID - Setelah memberikan tindakan tegas terukur (tembak mati) terhadap salah satu kurir, Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya merilis satu kurir lainnya yang masuk dalam sindikat narkoba Jakarta-Jawa Timur.

Kurir narkoba jenis sabu yang dikirim ke akhirat tersebut, berinisial FP (43) warga Bangkalan, Madura. Saat itu FP sedang membawa sabu 10 kilogram (kg) dan melawan dengan senjata api rakitan saat dilakukan penangkapan.

Selain FP, Polisi juga meringkus kurir lainnya secara hidup-hidup yang berinisial AA (25), warga Cengkareng Jakarta Barat. Dia diringkus saat membawa sabu seberat 10 kilogram.

Kedua kurir tersebut, ditangkap ditempat yang berbeda. Polisi meringkus FP di Jalan Kebonsari, Surabaya dan AA di salah satu hotel di Cengkareng, Jakarta Barat.

Penyerapan tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian dan Katimsus Iptu Yudhy Triananta Syaeful Mamma.

Tim ini juga meringkus empat pelaku lain yang biasanya menerima barang terlarang tersebut dari FP dan AA. Dari para tersangka itu disita 21,4 kilogram sabu; 5,7 gram ganja; sepucuk senjata api rakitan model revolver dengan kaliber peluru 22 serta dua buah koper.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir membeberkan, pengungkapan sindikat narkoba ini merupakan hasil pengembangan dari tertangkapnya keempat tersangka sebelumnya. Keempat tersangka itu berinisial IH (27) asal Mojokerto, MY (22) asal Surabaya, RH (25) asal Surabaya dan RY (26), juga warga Surabaya.

Keempatnya terlebih dahulu diamankan pada bulan April hingga November 2020.

"Sejak itu terus kita dalami baik pola komunikasinya, pola transaksinya dan dilakukan pembuntutan akhirnya jajaran Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil melakukan penangkapan terhadap dua tersangka, yaitu AA dan FP," jelas Isir, Jumat (18/12/2020).

Isir menambahkan, tersangka FP terpaksa diberikan tindakan keras, tepat dan terukur lantaran melawan petugas menggunakan senjata api rakitan.

"Karena membahayakan keselamatan petugas akhirnya kita lakukan tindakan tegas terukur hingga mengakibatkan tersangka meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit," paparnya. 

"Ini wujud komitmen kami untuk terus menabuh genderang perang melawan jaringan narkoba. Hasil perkembangan ini dari data-data sindikat yang masih terus kita dalami dan kita profiling. Yang jelas ini jaringan lapas yang ada di Jatim. Dan dikendalikan oleh Narapidana yang ada di lapas di Jatim," tegasnya. (Jem)

Berita Terbaru

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Perkuat Pondasi Moral dan Disiplin, Polda Sulbar Konsisten Gelar Pembinaan Rohani Demi Pelayanan Humanis

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 09:28 WIB

POLDA SULBAR- Memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat tak hanya bermodal kekuatan fisik maupun keterampilan tugas, melainkan juga…

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Lapor ke Cak Eri Bongkar Dugaan Pungli SWK Kalijudan

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 07:22 WIB

SURABAYA - Laporan masyarakat melalui hotline "Lapor Cak Eri" berhasil membongkar dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon pedagang di Sentra Wisata…

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

KPK Temukan Indikasi Pengondisian Audit BPK di Daerah Lain

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 16:30 WIB

JAKARTA– KPK menemukan indikasi pengondisian hasil audit BPK di daerah lain saat mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Temuan tersebut diperoleh p…

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Ditlantas Polda Sulbar Uji Coba Aplikasi E‑Teguran, Langkah Awal Digitalisasi Pembinaan

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:16 WIB

POLDA SULBAR- Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat melaksanakan uji coba penerapan aplikasi E‑Teguran di depan Gedung BPKB Mamuju, Rabu (2…

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Resmi! Kepala Bea Cukai Kediri Tersangka Baru Kasus Dugaan Suap Importasi PT Blueray

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 15:01 WIB

JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan seorang pejabat Bea Cukai sebagai tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan suap importasi barang. P…

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

SILPA APBD Surabaya Rp516,826 Miliar, Anggota DPRD dari Nasdem ini Malah Curiga, Ada Apa?

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 14:54 WIB

SURABAYA- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi'i, menyoroti perencanaan pembiayaan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 usai mengikuti…