Komisi VI DPR RI: RUU BUMN masih dalam Proses Penyusunan Draf

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid.
Anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid.

i

BACASAJA.ID - Anggota Komisi VI DPR RI Nusron Wahid mengatakan, atmosfer Revisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN) dalam perspektif egosentralnya masih menjadi pertarungan antara dua kutub, yakni kutub Kementerian Keuangan dan Kutub Kementerian BUMN.

Nusron menambahkan, revisi UU BUMN merupakan inisiatif DPR RI. Menurutnya, pada saat ini DPR sedang merampungkan draf RUU-nya, yang kemudian nanti setelah dinyatakan selesai di Komisi VI selanjutnya diserahkan ke Baleg DPR untuk diharmonisasi.

Setelah dilakukan harmonisasi, lanjutnya, maka dibawa ke Rapat Paripurna untuk menjadi inisiatif DPR. Setelah itu Pimpinan DPR akan berkirim surat kepada Presiden dan dalam waktu dua bulan Presiden wajib membalas, barulah dimulai pembahasan atas RUU tersebut.

“Sekarang ini posisinya masih awal. Bola masih di tangan Komisi VI dalam konteks menyusun dan belum melakukan pembahasan. Kalau membahas undang-undang itu antara pemerintah dan DPR. Kita posisinya dalam proses menyusun, statusnya inisiatif DPR," jelasnya dikutip Rabu (17/11/2021).

Politisi Partai Golkar itu menyatakan, setidaknya ada lima poin penting yang membedakan postur UU yang baru dengan UU sebelumnya, di antaranya terkait dengan polemik tentang status kekayaan negara yang sudah dilimpahkan dalam bentuk penyertaan modal dalam suatu perusahaan negara, baik di pusat maupun daerah.

"Poin lain yang menjadi catatan saya yakni soal Hak imunitas, apakah direksi perlu mendapatkan hak imunitas atau tidak. Selain itu juga tentang mutasi dalam rangka proses penyelamatan, dan soal munculnya super holding yang akan dipimpin oleh seorang menteri akibat dari adanya formulasi restrukturisasi," ungkap legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah II tersebut. (PAR/RG4)

Berita Terbaru

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:53 WIB

JAKARTA- Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Rabu, 3 Juni 2026. Selain Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony…

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

DJ Panti Pijat GION SPA Surabaya Terseret Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:44 WIB

SURABAYA- Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) anak di bawah umur kembali mencuat. Praktik ini diduga melibatkan seorang pria bernama FR alias FRA,…

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Aksi Pencurian Tiang Rambu Parkir Viral di Medsos, Dishub Surabaya Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 21:41 WIB

SURABAYA- Sebuah video amatir yang merekam dugaan aksi pencurian fasilitas publik viral di media sosial (medsos). Dalam video yang beredar, terlihat dua orang…

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Anas Karno: Warga Butuh Kepastian, Respons Sederhana Bisa Bangun Kepercayaan

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 20:14 WIB

SURABAYA – Pelayanan publik yang berkualitas tidak selalu diukur dari seberapa cepat sebuah persoalan terselesaikan. Bagi masyarakat, perhatian dan komunikasi y…

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Ir Sudarmadji : Lelang Calon Pengelolah Bandug Zoo Tidak Bermanfaat

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 15:19 WIB

BANDUNG- Pembentukan Tim Pengelolah Sementara (TPS) Bandung Zoo yang digaungkan APECSI harus segera direalisasikan oleh Kementerian Kehutanan, bukan justru…

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Kembali Periksa Bos Maktour dan Mantan Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 09:23 WIB

  Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, memberi keterangan usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu. (Foto: RRI/Chairul Umam) JAKARTA- Komisi …