160 Motor Diamankan Satlantas Polres Tulungagung selama Pelaksanaan Operasi Zebra

Redaksi


160 Motor Diamankan Satlantas Polres Tulungagung selama Pelaksanaan Operasi Zebra

Motor dengan knalpot brong yang diamankan oleh Satlantas Polres Tulungagung.

BACASAJA.ID - Satlantas Polres Tulungagung berhasil amankan 160 sepeda motor, selama 12 hari jalanya Operasi Zebra Semeru 2021.

Sepeda motor ini diamankan lantaran tak sesuai dengan spesifikasi teknis pabrikan, terutama sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.

Kapolres Tulungagung melalui Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Bayu Agustyan saat ditemui di kantornya menuturkan, kendaraan-kendaraan ini diamankan saat melintas di jalan atau saat pelaksanaan operasi Zebra.

"Kita telah mengamankan 160 motor dengan knalpot tidak standart atau knalpot brong," jelas Kasat, Jum'at (26/11/21).

Pada pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2021 ini sebenarnya lebih difokuskan pada pemutusan penularan Covid-19, seperti pembubaran kerumunan dan penegakan protokol kesehatan.

Tidak ada razia penegakan hukum pada lalu lintas. Namun ada perintah khusus untuk menindak motor dengan knalpot brong, lantaran dianggap rawan menimbulkan konflik antara klub motor dan mengganggu ketertiban masyarakat.

"Ini juga harus menjadi atensi," katanya.

Motor dengan knalpot brong membuat suara bising. Apalagi jika motor digeber-geber didepan klub motor, bisa terjadi konflik antar klub motor.

Untuk motor yang diamankan karena menggunakan knalpot brong, bisa diambil setelah mengikuti sidang.

"Saat mengambil harus membawa knalpot asli, dan knalpot brong itu harus diganti dengan knalpot standartnya," jelasnya.

Untuk knalpot brong yang telah diganti, akan disita dan tidak bisa digunakan lagi. Knalpot brong ini akan dimusnahkan.

Razia knalpot brong akan terus dilakukan berkelanjutan, hingga menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru.

Dalam Operasi Zebra Semeru 2021 ini, pihaknya juga getol bagikan masker pada masyarakat. Sejak awal Operasi Zebra, sudah sekitar 4.200 masker yang dibagikan.

Pihaknya juga melakukan patroli keselamatan di jalan. Terutama di titik keramaian dan jalur yang ramai.

Disinggung angka kecelakaan saat pelaksanaan Operasi Zebra, Kasat jelaskan cuma 1 kejadian dengan 1 korban meninggal.

"Selama Operasi Zebra ini cuma ada 1 kecelakaan," terangnya.

Kecelakaan yang dimaksud terjadi di Jalan Raya Ngantru pada 17 November 2021 lalu antara motor dan truk. (JP/t.ag/RG4)