Perkampungan Terpencil di Tulungagung belum Teraliri Listrik, PLN: Tidak Menguntungkan

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi.
Ilustrasi.

i

BACASAJA.ID - Puluhan rumah di Tulungagung belum teraliri listrik. Dari data PLN (Perusahaan Listrik Negara), ada sekitar 60 rumah yang belum bisa mengakses listrik secara langsung.

Rumah-rumah ini tersebar di 2 kecamatan, dan berada di wilayah pegunungan.

Manager ULP PLN Tulungagung, Timbar Imam Priyadi selepas peresmian "Listrik Desa" di Desa Tugu Kecamatan Sendang, Jum'at (26/11/21) mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Pemerintah setempat untuk bisa mengalirkan listrik ke 60 rumah itu.

"Makanya kami pro aktif dengan BAPPEDA untuk data itu," jelas Timbar.

Di Kecamatan Pagerwojo ada di Desa Sidomulyo dan Kradinan. Sedang di Kecamatan Sendang berada di desa Kedoyo, Geger, dan Nglutung.

Menurut Timbar, Pemkab seharusnya punya data yang lebih akurat terkait jumlah rumah yang belum teraliri listrik secara langsung.

Mereka yang belum bisa mengakses listrik secara langsung, biasanya "nyalur" atau meminta listrik dari rumah lain yang sudah teraliri listrik.

Nyalur dilakukan dengan mengulur kabel dari rumah yang dialiri listri ke rumah yang belum teraliri listrik. Bahkan jaraknya bisa sampai ratusan meter, itupun hanya bisa dipergunakan untuk penerangan.

Menurut Timbar, nyalur bukanya tanpa bahaya. Nyalur berpotensi terjadi konsleting listrik, sehingga bisa menimbulkan bencana lainya.

"Kualitas tegangan kurang bagus, bisa terjadi konsleting, kebakaran dan rusaknya peralatan karena tegangan yang buruk," kata Timbar.

Lalu apa yang membuat rumah-rumah itu belum tersentuh listrik? Tebar berdalih selain lokasi rumah itu yang terpencil, jumlahnya juga cukup kecil.

Sehingga dari hitungan investasi pemasangan instalasi listrik dianggap kurang menguntungkan.

"Yang secara kajian finansialnya tidak masuk," jelas Timbar.

Untuk membangun jaringan listrik baru, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mulai tiang listrik, kabel hingga gardu listrik.

Pihaknya sudah mengajukan pembangunan jaringan listrik di 60 rumah ini. Namun pengajuan ini masih menunggu persetujuan dari pusat.

Selain 60 rumah itu, pihaknya juga masih mencari titik-titik lainya yang belum teraliri listrik. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Mamuju Run Jilid 2, Kapolda Sulbar Dukung Penuh Keamanan dan Keselamatan

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 10:09 WIB

Event kali ini menargetkan peserta 4.500 orang.…

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Mantan Dirut KBS Jadi Ditahah Kejati Jatim Usai Jadi Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:54 WIB

SURABAYA- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TS KBS) Choirul Anwar…

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:47 WIB

SURABAYA- Pemkot Surabaya terus melanjutkan program normalisasi Ruang Sungai Kalianak yang kini memasuki tahap ketiga, Senin (20/7/2026). Program ini merupakan…

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Pikap PT Latitude Industries Bolak-balik Lansir Pertalite untuk Speedboat Reni Fadhila 08 di SPBU Kodim Seraya Ataa

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:12 WIB

BATAM— Mobil pikap bernomor polisi BP 8640 DM yang melansir belasan jeriken BBM jenis Pertalite di SPBU 13.294.704 Kodim, Batam, tercatat atas nama PT Latitude …

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

RUU PFII Resmi Disahkan, DPR RI Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Berdaya Saing Global

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

JAKARTA- DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) menjadi undang-undang dalam agenda Rapat…

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

KPK Masih Dalami Pengembangan Kasus Suap Pelepasan Hutan Menhut Raja Juli

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:06 WIB

JAKARTA– KPK mengisyaratkan peluang mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas di Kementerian Kehutanan (…