Pemkot Surabaya Olah Hasil Perantingan Pohon Jadi Kursi hingga Bahan Bakar Listrik

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perantingan pohon oleh petugas DKRTH Surabaya.
Perantingan pohon oleh petugas DKRTH Surabaya.

i

BACASAJA.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya hingga saat ini terus melakukan perantingan sebagai upaya mencegah terjadinya pohon tumbang.

Hasil dari perantingan pohon tersebut, kemudian diolah menjadi meja dan kursi, hingga bahan bakar penghasil listrik.

Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Anna Fajriatin mengatakan, bahwa hasil dari perantingan batang pohon yang besar, akan diolah menjadi meja dan kursi. Salah satu hasilnya, seperti yang ada di halaman rumah dinas Wali Kota Surabaya, Jalan Sedap Malam.

"Sedangkan daun dan ranting, akan diolah menjadi kompos dan juga bahan bakar untuk PLTSa (Penghasil Listrik Tenaga Sampah) penghasil listrik,” kata Anna, dikutip Selasa (7/12/2021).

Anna menjelaskan, sejak memasuki musim penghujan, ia bersama jajarannya mulai meningkatkan kewaspadaan. Yakni, dengan meningkatkan intensitas perantingan pohon yang ada di kawasan Kota Surabaya.

“Sebelum melakukan perantingan, kami juga harus melihat dari besar dan tingginya pohon, serta tingkat kesulitan masing-masing pohon tersebut,” jelas dia.

Namun, ia tak menutup kemungkinan bila ada pohon yang memiliki kesulitan untuk dilakukan perantingan. Sebab, tidak hanya ketinggian dan besaran pohon saja, melainkan juga harus memperhatikan lokasi pohon sebelum dilakukan perantingan.

“Apabila lokasi pohon tersebut letaknya sempit, maka kami harus melakukan perantingan dengan cara manual, biasanya letak pohon berada di antara bangunan. Artinya, tidak memakai Skywalker,” terangnya.

Per Oktober 2021, Anna mengungkapkan, bahwa ada sebanyak 3.531 ribu pohon yang telah dilakukan perantingan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.832 ribu pohon di antaranya merupakan permintaan dari warga dan sebanyak 14 pohon tumbang telah dilakukan penanganan serta pembersihan.

"Kemudian untuk bulan November 2021, sebanyak 3.801 ribu pohon telah dilakukan perantingan, dengan 1.394 ribu pohon di antaranya merupakan permintaan dari warga. Serta, sebanyak 76 pohon tumbang telah dilakukan penanganan dan pembersihan," ungkapnya.

Sedangkan, per Desember 2021, sebanyak 664 pohon telah dilakukan perantingan. Dengan 339 pohon di antaranya adalah permintaan warga dan 15 pohon tumbang telah dilakukan penanganan dan pembersihan.

Oleh karena itu, Anna meminta kepada masyarakat supaya tidak membakar pohon, karena menilai pohon tersebut sudah keropos.

"Kalaupun harus kami tebang bawah, maka akan kami ganti. Misalnya dengan pohon tabebuya, agar kualitas udara akan tetap terjaga,” paparnya.

Selain itu, Anna juga meminta masyarakat untuk proaktif melapor mengenai kondisi pohon yang membahayakan di Kota Surabaya. Ia memaparkan, bahwa pohon yang di Kota Surabaya difungsikan untuk menyerap polusi udara.

“Maka perantingan yang dilakukan juga memerlukan teknik khusus. Masyarakat bisa langsung menginformasikan kepada kami melalui Command Center 112, sehingga kami bisa cepat melakukan penanganan,” pungkasnya. (PMK/RG4

Berita Terbaru

Ungkap Penipuan Trading Kripto Jaringan Internasional, Polda Jatim Sita Rp 81,5 Miliar

Ungkap Penipuan Trading Kripto Jaringan Internasional, Polda Jatim Sita Rp 81,5 Miliar

Jumat, 25 Sep 2026 11:24 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:24 WIB

SURABAYA - DitSiber Polda Jatim membongkar sindikat penipuan berkedok investasi yang memanfaatkan media sosial, aplikasi komunikasi, serta platform perdagangan…

Refleksi 24 Tahun Pengabdian, Bid Propam Polda Sulbar Gelar Bakti Sosial Sasar Tukang Becak

Refleksi 24 Tahun Pengabdian, Bid Propam Polda Sulbar Gelar Bakti Sosial Sasar Tukang Becak

Jumat, 25 Sep 2026 11:20 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:20 WIB

POLDA SULBAR- Menjelang peringatan Hari Jadi ke-24 Korps Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, jajaran Bid Propam Polda Sulbar menggelar aksi kepedulian…

Ciduk 2 Pria di Sendana, Satres Narkoba Polres Majene Sita 24 Sachet Sabu Siap Edar

Ciduk 2 Pria di Sendana, Satres Narkoba Polres Majene Sita 24 Sachet Sabu Siap Edar

Jumat, 25 Sep 2026 11:16 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:16 WIB

Awal Dua Pria Diciduk di Sendana, Satuan Res Narkoba Polres Majene Kembangkan Kasus Hingga Temukan 24 Sachet Sabu MAJENE – Satuan Res Narkoba Polres Majene k…

Cerita Polantas Polda Sulbar, Menjaga Malam Panjang, Merawat Rasa Aman

Cerita Polantas Polda Sulbar, Menjaga Malam Panjang, Merawat Rasa Aman

Jumat, 25 Sep 2026 07:13 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 07:13 WIB

POLDA SULBAR - Saat lampu-lampu kota mulai menyala dan kegelapan menyelimuti perjalanan warga pulang ke rumah, kehadiran Polantas Polda Sulawesi Barat justru…

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Tak Disangka! PB XIV Mampir ke Kamis di Sriwedari, Raja Berbaur dengan Warga hingga Berebut Foto

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 05:54 WIB

PB XIV mampir ke Kamis di Sriwedari dan berbaur dengan warga hingga berebut foto. Kegiatan ini memperkuat wisata seni budaya dan ekonomi kreatif Solo.…

Wali Kota Eri Larang Sekolah Negeri Jual Seragam, Motif Batik dan Olahraga Disamakan Tahun Depan

Wali Kota Eri Larang Sekolah Negeri Jual Seragam, Motif Batik dan Olahraga Disamakan Tahun Depan

Kamis, 24 Sep 2026 21:38 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 21:38 WIB

SURABAYA- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Pahlawan untuk menjual seragam sekolah, termasuk seragam batik. Kebijakan…