Wali Kota Eri Ajak Perguruan Tinggi Terlibat dalam Peningkatan Literasi di Kampung

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

i

BACASAJA.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Awarding Kampung Pendidikan-Kampunge Arek Suroboyo (KP KAS) Tatanan Normal Baru 2021 di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya. Kegiatan itu digelar untuk menciptakan kampung ramah anak dan keluarga, khususnya pada masa pandemi Covid-19.

Dalam acara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada 10 kampung dengan enam kategori perlombaan, yaitu Kampung Belajar, Kampung Asuh, Kampung Sehat, Kampung Aman, Kampung Kreatif-Inovatif, dan Best of The Best.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri menyampaikan terima kasih kepada seluruh kampung yang sudah ikut serta dalam Awarding KP KAS Tatanan Normal Baru 2021. Dia berharap, para pemenang bisa menjadi mentor untuk kampung-kampung yang lainnya.

“Matur nuwun (terima kasih) juga kepada seluruh dewan juri dan terima kasih kepada Unesa (Universitas Negeri Surabaya) yang telah melakukan pendampingan kepada kampung-kampung, melalui program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM),” kata Wali Kota Eri.

Oleh karena itu, Wali Kota Eri juga mengajak kepada seluruh perguruan tinggi yang ada di Kota Surabaya untuk memberikan pendampingan kepada kampung-kampung di Kota Pahlawan. Menurutnya, melalui program MBKM ini, para mahasiswa bisa langsung mengimplementasikan kemampuannya di lingkungan masyarakat.

“Kalau semua perguruan tinggi ikut memberikan pendampingan kepada masyarakat lewat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, insyaallah kampung-kampung ini akan jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya,” ujar dia.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeko) Kota Surabaya itu mengaku khawatir dengan perkembangan Kota Surabaya. Dia tak ingin, budaya kampung di Kota Surabaya bisa tergerus oleh perubahan zaman.

“Melalui Kampung Pendidikan dan pendampingan dari para mahasiswa serta tenaga pengajar, akan ada formula bagaimana kampung ini bisa bergerak mengikuti perubahan zaman. Serta mampu menjadi kampung yang ramah anak dan keluarga,” ungkap dia.

Sementara itu, Direktur Vokasi Unesa, Martadi menjelaskan, sinergi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diterapkan menghasilkan kemajuan yang signifikan untuk kampung-kampung yang telah mendapat pendampingan di Kota Surabaya.

“Jadi proses ini adalah KKN (Kuliah Kerja Nyata) untuk para mahasiswa dan langsung ditempatkan di kampung-kampung pendidikan. Total kami menerjunkan 68 mahasiswa selama enam bulan untuk melakukan pendampingan secara intensif,” jelas Martadi.

Pada proses pendampingnya, Martadi menerangkan, bahwa para mahasiswa memulai dengan melakukan identifikasi potensi di kampung tersebut. Selanjutnya, mereka akan merancang program yang menjadi indikator kampung pendidikan dan menyusun dokumen hasil dari implementasi program, hingga melakukan evaluasi akhir .

“Dasar identifikasinya adalah dari para Camat dan Lurah, kampung mana saja yang perlu didorong untuk ikut Kampung Pendidikan. Lalu mereka dikumpulkan untuk dilakukan sosialisasi dan dipertemukan dengan para pengurus kampung untuk merancang program,” terang dia.

Martadi berharap, melalui pendampingan ini, anak-anak di Kota Surabaya bisa kembali memiliki ruang untuk mengaktualisasikan diri. Sebab, selama pandemi Covid19, anak-anak di Kota Surabaya masih melaksanakan proses belajar dari rumah (BDR).

“Karena kalau BDR tidak tersalurkan, maka energi anak-anak kita akan sia-sia dan bisa menimbulkan persoalan baru,” pungkasnya. (PMK/RG4)

Berita Terbaru

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

SURABAYA - Bantuan modal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dimanfaatkan anak-anak muda di Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya untuk …

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

JAKARTA- Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak menemukan bukti ijazah setara SMA Gibran saat mendaftar sebagai wakil presiden pada Pilpres 2024. Meski demikian,…

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

JAKARTA– Mahkamah Konstitusi tidak menemukan atau mendapatkan bukti meyakinkan yang dapat menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah/sertifikat/diploma …

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

SURABAYA – Warga Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, mengusulkan pembangunan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di wilayah mereka. Aspirasi t…

Moratorium Diskotek Surabaya, Hiperhu Usul Kawasan Khusus Hiburan Malam

Moratorium Diskotek Surabaya, Hiperhu Usul Kawasan Khusus Hiburan Malam

Rabu, 07 Okt 2026 09:40 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:40 WIB

SURABAYA – Kebijakan moratorium izin diskotek dan tempat hiburan malam baru di Surabaya mendapat sorotan dari Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum (…

"Makin Mencintai Sulbar, Makin Cepat di Dimutasi" Pesan Perpisahan Menyentuh Irjen Pol Adi Deriyan di Apel Terakhirnya

"Makin Mencintai Sulbar, Makin Cepat di Dimutasi" Pesan Perpisahan Menyentuh Irjen Pol Adi Deriyan di Apel Terakhirnya

Rabu, 07 Okt 2026 09:36 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:36 WIB

POLDA SULBAR- Suasana haru menyelimuti lapangan apel Polda Sulawesi Barat, Rabu (7/10/26). Untuk terakhir kalinya, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta memimpin…