Gunung Semeru Level III, Masyarakat Diimbau Jauhi Area Terdampak

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

BACASAJA.ID - Pos Pengamatan Gunungapi Semeru menyebutkan tingkat aktivitas Gunungapi Semeru dalam level III (waspada), diimbau agar masyarakat menjauhi atau tidak beraktivitas di area terdampak material awan panas karena saat ini suhunya masih tinggi.

Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Kapusdalops PB) BPBD Prov. Jatim, Dino Andalananto mengatakan, cuaca di sekitar daerah terdampat cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur laut, dan barat daya dengan suhu udara 24-27 derajat celcius.

Sementara hsil dari pengamatan visual gunung kabut 0-II hingga kabut 0-III, asap kawah tidak teramati. Pada pukul 09:01 wib teramati awan panas guguran sejauh 4,5 km dari kawah ke arah besuk kobokan, pukul 09:30 wib terekam awan panas guguran jarak luncur tidak teramati gunung kabut.

Sedangkan hasil kegempaa tercatat letusan jumlah 1, amplitudo 25 mm, durasi 70 detik. Kegempaan awan panas guguran jumlah 2, amplitudo 17-25 mm, durasi : 395-912 detik.

Kegempaa guguran jumlah 1, amplitudo 5 mm, durasi 55 detik. Tektonik Lokal jumlah 4, amplitudo 6-20 mm, S-P : 8-9 detik, durasi 20-60 detik. Kegempaan terasa sebanyak 1, amplitudo 23 mm, S-P : 0 detik, durasi : 345 detik, Skala : II MMI. Tektonik Jauh jumlah 2, amplitudo 2-20 mm, S-P : 23 detik, durasi 65-100 detik.

Terkait dengan hal tersebut disarankan kepada masyarakat/pengunjung/wisatawan tidak beraktivitas dalam radius 1 Km dari kawah/puncak Gunung Semeru dan jarak 5 Km arah bukaan kawah di sektor tenggara-selatan, serta mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Radius dan jarak rekomendasi ini akan dievaluasi terus untuk antisipasi jika terjadi gejala perubahan ancaman bahaya.

“Perlu diwaspadai juga potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan, serta mewaspadai ancaman lahar di alur sungai/lembah yangg berhulu di Gunung Semeru mengingat banyaknya material vulkanik yg sudah terbentuk,” himabaunya, Jumat (17/12/2021). (JNR/RG4)

Berita Terbaru

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Siap Mengawal Aspirasi dan Tangani Karhutla, Kapolda Sulbar Cek Langsung Kesiapan Personel dan Sarpras

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:57 WIB

POLDA SULBAR- Kesiapan melindungi masyarakat dimulai dari personel yang terlatih dan peralatan yang siap digunakan. Semangat tersebut mendasari pengecekan…

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Hadir Saat Warga Membutuhkan, Kapolda Sulbar Pastikan Kesiapan Pelayanan di Polresta Mamuju

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:55 WIB

MAMUJU – Setiap warga yang datang ke kantor polisi membawa harapan untuk didengar, dibantu, dan mendapatkan perlindungan. Harapan itulah yang menjadi semangat k…

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Kapolda Sulbar dan Jajaran Pejabat Utama Turun Langsung Atur Lalu Lintas dan Sapa Masyarakat

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

Senin, 19 Okt 2026 15:02 WIB

POLDA SULBAR- Ada yang berbeda dari keramaian lalu lintas pagi di Kota Mamuju, Senin (19/10/26). Jika biasanya di setiap persimpangan jalan hanya terlihat…

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Dispendik Surabaya Imbau SD-SMP Manfaatkan Destinasi Lokal untuk Outing Class

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengoptimalkan destinasi wisata edukasi dan ruang…

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

KPK: Pejabat BNPB Diduga Terima Suap Rp2,38 Miliar dan Emas 325 Gram

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:55 WIB

JAKARTA- KPK mengungkap dugaan penerimaan suap oleh pejabat BNPB terkait pengadaan yang menggunakan DSP kebencanaan. Suap tersebut diduga diterima dalam bentuk …

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Hari Santri 2026, PKB Kota Surabaya Ajak Santri dan Santriwati Jaga Tradisi Pesantren dan Keutuhan Negeri

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

Senin, 19 Okt 2026 14:04 WIB

SURABAYA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2026, Ketua DPC PKB Kota Surabaya Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif mengajak seluruh s…