Timbulkan Kerumunan, Polisi Bubarkan Pembagian ATM BPNT

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto.
Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto.

i

BACASAJA.ID - Polres Tulungagung Bubarkan kerumunan pembagian ATM Bank BNI. Pembubaran ini dilakukan pada Kamis (13/1/22) kemarin oleh Polsek Boyolangu.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto membenarkan pembubaran kerumunan pembagian ATM program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tersebut.

“Iya memang sempat dibubarkan karena banyak masyarakat yang berkerumun,” terang Kapolres, Jum’at (14/1/22).

Meski demikian, pembagian ini akhirnya dilanjutkan di halaman Bank BNI Tulungagung.

Menurut Kapolres pembagian ini harus dilakukan lantaran batas waktu pembagian ATM itu hari Jum’at ini.

Kapolres tak menampik jika kegiatan ini berpotensi menimbulkan kluster penularan covid-19.

“Kegiatan ini juga enggak ada pemberitahuan ke Polres,” jelasnya.

Meski demikian, untuk mengantisipasi pelanggaran protokol kesehatan, pihaknya berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, serta menempatkan personil di lokasi pembagian ATM.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Tulungagung, Suyanto tak menampik kejadian tersebut. Pihaknya berdalih, pembagian kartu ATM ini merupakan perintah dari pusat.

“Itu sangat mendadak sekali,” katanya.

ATM yang dibagikan merupakan program BPNT Perluasan, dengan sasaran sekitar 8 ribu penerima.

Pihaknya sempat kebingungan lantaran program ini merupakan anggaran tahun 2021, dan merupakan program dari Kementerian Sosial.

“Itu bukan kesalahan dari kami, karena sangat mendadak sekali,” lanjutnya.

Suyanto melanjutkan, ATM itu paling lambat dibagikan hari ini. Jika belum dibagikan hingga pukul 22.00 WIB hari ini, maka dana BPNT tersebut harus dikembalikan ke pusat.

Saat ditanyakan kenapa tidak menggunakan sistem jemput bola dengan membagi menjadi beberapa kelompok? Suyanto jelaskan hal itu sudah dilakukan.

Menurut keteranganya, pembagian sudah dilakukan sejak Senin (10/1/22) lalu.

“Sejak Senin sudah mulai diproses, menyebar se Tulungagung,” katanya.

Disinggung alasan tidak dibagi di tiap desa untuk menghindari kerumunan?

Suyanto mengatakan program BPNT Perluasan sebagian tidak tepat sasaran, lantaran ada beberapa penerima yang mampu. Pembagian terpusat dimaksudkan untuk menghindari konflik di desa.

“Yang menerima itu kita, sama Kades enggak dikasihkan takutnya akan geger di wilayah (desa),” jelasnya.

Kata Suyanto, penerima BPNT Perluasan merupakan penunjukan langsung dari Kementerian Sosial, dan bukan usulan dari desa.

Setiap keluarga penerima BPNT mendapat uang sebesar 200 ribu dalam bentuk ATM. Uang ini bisa dibelanjakan kebutuhan pokok di warung yang sudah ditunjuk.

Dengan BPNT Perluasan ini, total ada sekitar 79 ribu keluarga yang menerima BPNT. (JP/t.ag/RG4)

Berita Terbaru

Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Anak-anak Lidah Wetan Ajak Lestarikan Tradisi dan Budaya Lewat Teater Sembrani Bumi Nusantara

Kamis, 08 Okt 2026 01:03 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 01:03 WIB

Surabaya - Layar handphone (HP) boleh semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Namun, jangan sampai kemajuan teknologi membuat generasi muda lupa dengan…

Warga Jepara Surabaya Serbu Beras SPHP dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah

Warga Jepara Surabaya Serbu Beras SPHP dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah

Rabu, 07 Okt 2026 17:08 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:08 WIB

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balai RW 6 Kelurahan Jepara, Kecamatan Bubutan, Surabaya pada Rabu …

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Anak Muda Kedungdoro Surabaya Sulap Dana Gen Z Jadi Bisnis Parfum dan Deodoran

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:01 WIB

SURABAYA - Bantuan modal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dimanfaatkan anak-anak muda di Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Surabaya untuk …

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

MK Serahkan Persoalan Ijazah Setara SMA Gibran ke Lembaga Lain

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:10 WIB

JAKARTA- Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak menemukan bukti ijazah setara SMA Gibran saat mendaftar sebagai wakil presiden pada Pilpres 2024. Meski demikian,…

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Putusan MK: Gibran Tidak Miliki Bukti Ijazah SMA atau Sederajat

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:07 WIB

JAKARTA– Mahkamah Konstitusi tidak menemukan atau mendapatkan bukti meyakinkan yang dapat menunjukkan Gibran Rakabuming Raka memiliki ijazah/sertifikat/diploma …

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Warga Baratajaya Minta SMP Negeri, Ajeng Wira Wati Dorong Pemkot Lakukan Kajian

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 09:43 WIB

SURABAYA – Warga Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, mengusulkan pembangunan sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di wilayah mereka. Aspirasi t…