Pelantikan Pengurus HIPMI, Bupati Tulungagung : Menjadi Penggerak Perekonomian Masyarakat

Redaksi


Pelantikan Pengurus HIPMI, Bupati Tulungagung : Menjadi Penggerak Perekonomian Masyarakat

Pelantikan BPC HIPMI Tulungagung.

BACASAJA.ID - Pandemi covid-19 di Tulungagung sudah berhasil dikendalikan, dan sudah saatnya gas pol perekonomian masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo saat melakukan pelantikan pengurus Badan Pengurus Cabang HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Tulungagung, Jum’at (14/1/22).

Menurutnya HIPMI bisa menjadi salah satu penggerak perekonomian warga.

“Para pengusaha muda ini adalah penggerak ekonomi di era digitalisasi. Karena mereka menguasai teknologi dibanding para pengusaha yang sudah senior,” ujar Maryoto.

Maryoto juga berharap, pengusaha muda ini bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Lapangan kerja yang dibuka bisa meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan. Apalagi data dari Badan Pusat Statistik terjadi kenaikan angka kemiskinan selama masa pandemi.

“Para pengusaha muda ini sangat penting untuk membangkitkan kembali ekonomi kita. Mereka bisa membuat terobosan percepatan ekonomi,” sambung Maryoto.

Sepakat, Ketua HIPMI Tulungagung yang baru dilantik, Aminudin mengaku akan membantu Pemkab Tulungagung.

HIPMI akan bersinergi dengan Pemkab untuk membangkitkan ekonomi pasca pandemi covid-19. Salah satu caranya dengan mendorong munculnya pengusaha baru.

“Tanggung jawab besar ada di depan. Bersama Pemkab melakukan akselerasi, membuka kesempatan kerja untuk menyerap tenaga kerja,” ujar Amin.

Aminudin melanjutkan, selama pandemi banyak pengusaha yang terpuruk danngulung tikar. Namun mereka tetap bertahan dan saling membantu saat pandemi.

Dengan Tulungagung yang saat ini berada di level 1, pihaknya berharap bakal membangkitkan ekonomi.

“Kami sering berkolaborasi untuk bertahan. Karena yang bisa bertahan akan jadi pemenang saat pascapandemi,” tegasnya.

Meski berkolaborasi, Aminudin menekankan pada anggotanya untuk tidak bergantung pada Pemkab, apalagi sampai mengandalkan proposal dan mendapat proyek dari pemerintah.

Saat ini ada lebih dari 100 pengusaha IKM dan UMKM muda yang bergabung di HIPMI Tulungagung. Syarat lainya bergabung dengan HIPMI berusia kurang dari 40 tahun dan ber KTP Tulungagung.

“Ada banyak pengusaha yang punya usaha di luar kota. Asal punya KTP Tulungagung mereka bisa bergabung di HIPMI Tulungagung,” pungkas Amin. (JP/t.ag/RG4)