Anggaran Tak Terealisasi, Perpustakaan Tulungagung Tak Tambah Koleksi Buku

Redaksi


Anggaran Tak Terealisasi, Perpustakaan Tulungagung Tak Tambah Koleksi Buku

Pengunjung perpustakaan sedang membaca buku.

BACASAJA.ID - Koleksi buku Perpustakaan Daerah Kabupaten Tulungagung tahun ini tidak bertambah. Pasalnya di tahun ini, tidak ada pengadaan buku baru, baik fisik maupun buku elektronik.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tulungagung, Heru Juniarto.

Menurutnya pihaknya sudah mengajukan anggaran pengadaan buku baru sebesar 25 juta rupiah. Namun hingga akhir tahun 2021 lalu tidak ada jawaban atas pengajuan pengadaan buku baru itu.

“Tahun ini kita tidak ada pengadaan,” katanya.

Padahal tahun 2021 kemarin ada pengadaan buku fisik sebanyak 183 buku.

Koleksi buku di Perpustakaan Daerah Tulungagung saat ini 52.693 eksemplar buku fisik yang terbagi dalam 27.356 judul.

Sedang buku digital sebanyak 659 buku yang terbagi atas 639 judul. Jumlah anggota aktif sebanyak 28.847 orang dari berbagai usia.

Disinggung jumlah kunjungan selama 2021, Heru menjelaskan ada penurunan. Penurunan ini terjadi lantaran masih dalam kondisi pandemi covid-19.

Selama setahun hanya ada 3.610 kunjungan, atau rata-rata 300 pengunjung tiap bulan, atau 10 orang perharinya.

“Jadi karena pandemi menurun drastis jumlah kunjungannya,” jelasnya.

Selama pandemi pihaknya memang membatasi waktu dan jumlah kunjungan. Pengunjung dibatasi maksimal 1 jam berada di Perpustakaan Daerah.

Pengunjung hanya bisa memilih buku dan harus dibaca di rumah. Jumlah pengunjung dikurangi hingga 50 persen.

“Di awal 2022 ini sudah kembali normal, pengunjung sudah bisa membaca di tempat (perpustakaan),” terangnya.

Buku yang paling diminati oleh pengunjung tentang ekonomi, bisnis dan pengetahuan umum. (JP/t.ag/RG4)