Penembakan ODGJ yang Dikira Begal, GMNI Sumenep bakal Unjuk Rasa di Mapolda Jatim Besok

author bacasaja.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana aksi unjuk rasa GMNI Sumenep di Mapolres Sumenep, beberapa waktu lalu.
Suasana aksi unjuk rasa GMNI Sumenep di Mapolres Sumenep, beberapa waktu lalu.

i

BACASAJA.ID - Meninggalnya terduga begal karena ditembak polisi di Sumenep masih menjadi perhatian publik. Soalnya, korban ternyata adalah seorang ODGJ.

Korban pria yang diketahui identitasnya bernama Herman (24) asal Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding itu sebetulnya sudah terkapar, tetapi tetap dihujani dengan tembakan ke anggota tubuh korban.

Aksi kemanusiaan dari publik pun terus mengalir, termasuk aksi unjuk rasa dari kalangan aktivis.

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Sumenep sendiri mengagendakan aksi unjuk rasa ke Markas Besar Polda Jatim pada Kamis (24/3/2022) besok.

Ketua DPC GMNI Sumenep Robin Nurahman mengungkapkan, pihaknya bersama keluarga bakal menggelar demonstrasi di Polda Jatim pada pukul 11.00 wib.

"GMNI bersama keluarga korban (Herman) dan masyarakat Sumenep akan gelar aksi di Mapolda Jatim. Estimasi massanya sekitar 150-200 orang. Karena jarak tempuh Sumenep-Surabaya membutuhkan waktu yang cukup lama,” sebut Robin Nurrahman.

Sementara itu, Wakabid Hukum dan HAM KNPI Jawa Timur Nur Faizal menyebut peristiwa yang menimpa korban Herman tersebut sangat memperihatinkan.

Dirinya menegaskan, bahwa Almarhum Herman harus dibersihkan dari fitnah keji.

"Alm Herman merupakan anak yang sholeh, pekerja keras, dan baik dimata masyarakat, dia bukan begal, apalagi pencuri dan peminum, melainkan dia memang lagi mengalami gangguan kejiwaan yang disebabkan masalah keluarga, jadi stigma bahwa Alm. Herman Begal adalah hal yang tidak benar," tutur mantan aktivis GMNI itu.

Berikut adalah 6 tuntutan yang akan disuarakan GMNI Sumenep mewakili keluarga korban penembakan oleh 5 anggota Resmob Sumenep di Mapolda Jatim besok.

1. Pecat dan pidanakan 5 (lima) oknum kepolisian resor Sumenep yang melakukan penembakan terhadap Herman sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Polda Jatim wajib bertanggung jawab atas tindakan arogansi dari anggota polres Sumenep yang tidak berpri kemanusiaan.

3. Mendesak Polda JATIM melakulan transparansi dari proses dan hasil pemeriksaan, penyelidikan, dan penyidikan dari 5 (lima) anggota kepolisian yang membunuh Alm. Herman dalam bentuk berita acara yang disiarkan kepada publik.

4. KOMNAS HAM, KOMPOLNAS, DAN KAPOLRI Cq PROPAM MABES POLRI tidak boleh menutup mata akan insiden penembakan yang terjadi pada 13 Maret 2022 lalu sebagai upaya dan komitmen dalam menjaga nama baik institusi POLRI.

5. Polda harus tegas pada anggotanya yang brutal dan mengabaikan asas yang melanggar PerKAPOLRI No 1 Tahun 2009, dan PerKAPOLRI No 8 Tahun 2009.

6. Kapolda Jatim Harus memberikan statemen sebagai jaminan bahwa Institusi Polri se-Jawa Timur akan melakukan tindakan tegas jika ada pelanggaran kode etik. (*/RG4)

Tag :

Berita Terbaru

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 18:55 WIB

MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan Bus Bintang Fadiya nomor polisi DN 7901 AU terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan K…

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

PC GP Ansor Kota Probolinggo Dukung Ansor Jatim: Nahdliyin Bukan Komoditas Politik

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 17:04 WIB

PROBOLINGGO — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kota Probolinggo menyatakan dukungan terhadap sikap tegas Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur …

Hari Primata Se Dunia 1 September

Hari Primata Se Dunia 1 September

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:01 WIB

Oleh : Singky Soewadji Hari Primata Sedunia Menjadi Pengingat Akan Keanekaragaman Hayati Yang Ada di Indonesia.  Mari Kita Sama-sama Saling Menjaga Hutan & …

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Patroli Blue Light Polantas Polda Sulbar: Bangun Kedekatan Akrab, Pastikan Malam yang Aman dan Penuh Kehangatan

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 08:44 WIB

POLDA SULBAR - Sorotan lampu biru kendaraan patroli Polantas Polda Sulbar kembali menyisir ruas jalan Kota Mamuju, Sabtu (5/9/26) malam. Dalam program rutin…

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Rangkaian Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, Ini Makna Filosofi Tari Bedhaya Ketawang

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:39 WIB

SURAKARTA — Karaton Surakarta Hadiningrat melaksanakan salah satu rangkaian penting menuju Tingalan Dalem Jumenengan SISKS Paku Buwana XIV, yakni latihan p…

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Mengintai, Kapolres Mateng Minta Warga Tak Bakar Lahan

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:23 WIB

MAMUJU TENGAH – Menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Mamuju Tengah (Mateng) AKBP Ari P…