Tegas! Said Abdullah Minta 3 Hal ini Jadi Fokus PerhatianĀ Pemerintahan Prabowo

Reporter : Redaksi
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah

SURABAYA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, menilai bahwa berbagai program pemerintah selama 10 bulan terakhir menunjukkan tanda-tanda peningkatan signifikan pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk itu, dia menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai faktor kunci pembangunan.

Baca juga: Said Abdullah Tegaskan Komitmen Mengabdi pada Partai dan Rakyat

“Kalau melihat capaian, transisi baru berjalan hampir 10 bulan, ada tanda-tanda kenaikan signifikan. Kuartal 1 tumbuh 4,87 persen, kuartal 2 sebagaimana sudah disampaikan BPS 5,12 persen,” ungkap Said Abdullah dikutip Selasa (19/8/2025) seperti dilansir laman resmi PDIP Jawa Timur.

Memasuki tahun kedua program pemerintahan Presiden Prabowo, pria yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut berharap ada fokus utama yang menjadi perhatian. Yakni kualitas pendidikan, kesehatan, dan program makan bergizi gratis (MBG) bagi seluruh rakyat.

“Yang kita effort kuncinya adalah peningkatan SDM kita unggul. Titik tekannya pada itu. Karena melihat astacita, yang pertama adalah pendidikan bagi semua, kedua peningkatan kesehatan yang inklusif, dan ketiga program MBG,” jelasnya.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Said Abdullah Dorong RS BHC Run Jadi Agenda Tahunan

Dia menilai bahwa dengan akselerasi program pemerintah, Indonesia berpotensi meningkatkan Indeks Capaian Output Rakyat (ICOR) setidaknya mendekati capaian Vietnam yang saat ini berada di angka 4,6. Sementara Indonesia saat ini tercatat di 6,1–6,2.

“Dengan akselerasi program pemerintah hari ini, itu bisa dicapai,” tambah Said, optimitis.

Lebih lanjut, terkait program MBG, menurutnya, saat ini masih berada pada tahap awal implementasi. Dia menekankan bahwa fondasi program telah diletakkan dengan baik.

Baca juga: Sebut Tayangan Xpose Uncensored Trans-7 Fitnah, Said Abdullah Dukung Pesantren Tempuh Jalur Hukum

“MBG masih awal, ini baru meletakkan fondasi, persentasenya belum signifikan. Tapi kita berharap alokasi anggaran keseluruhannya bisa terserap saat akhir tahun, sehingga output dan outcome dapat terlihat nyata,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru