JAKARTA, Bacasaja.id – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Reni Astuti, menegaskan pentingnya arah kebijakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait pembangunan kepemudaan serta kepastian kebijakan naturalisasi atlet. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi X bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2025).
Reni menekankan bahwa pembangunan pemuda harus menjadi prioritas utama sebelum masuk pada isu olahraga. Ia menyoroti capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024 yang masih berada di angka 56,33.
Baca juga: Milad ke-24 PKS, Reni Astuti Gelar Tasyakuran Bareng Driver Ojol
“Kalau kita bicara IPP, indikatornya ada lima: pendidikan, kesehatan, kesejahteraan pemuda, lapangan kerja, serta partisipasi dan kepemimpinan yang juga mencakup gender dan diskriminasi. Pertanyaan saya, dari indikator-indikator ini, Bapak Menteri akan lebih fokus meningkatkan sisi yang mana? Apakah di ketenagakerjaan, atau partisipasi dan kepemimpinan?” tanya Reni.
Ia juga meminta agar transformasi nyata Kemenpora dapat terlihat sejak 100 hari pertama. “Transformasi yang Bapak canangkan harus terasa sejak awal. Reformasi birokrasi, deregulasi, termasuk penghapusan Permen 14 yang menghambat prestasi olahraga, kami apresiasi. Begitu juga upaya menjajaki dana pensiun bersama Kementerian Keuangan,” ujarnya.
Baca juga: Reni Astuti Kunjungi Korban Kebakaran Simogunung, Berikan Dukungan Moril dan Materil
Selain soal kepemudaan, Reni menyoroti kebijakan naturalisasi atlet, terutama di luar cabang olahraga sepak bola. Kekhawatiran itu muncul setelah Komisi X melakukan kunjungan ke Surabaya dan bertemu dengan pengurus KONI setempat.
“Sehari setelah Bapak dilantik Presiden Prabowo, muncul aspirasi soal kekhawatiran apakah naturalisasi akan dilakukan di cabor lain juga. Karena Pak Menteri sebelumnya di PSSI identik dengan naturalisasi sepak bola, wajar ada pertanyaan ini. Maka butuh pernyataan tegas dari Pak Menteri agar tidak menimbulkan spekulasi,” tegasnya.
Baca juga: Reni Astuti Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Banjir–Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional
Di akhir, Reni mengingatkan agar organisasi induk olahraga seperti KONI, KORMI, hingga NPC tetap mendapat perhatian serius dalam kebijakan yang disusun Kemenpora. (dims)
Editor : Redaksi