SURABAYA, Bacasaja.id - Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Lucy Kurniasari, mengapresiasi kunjungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya ke kantor DPC Demokrat di kawasan Tenggilis Utara. Kunjungan tersebut dinilai sebagai langkah positif dalam mempererat komunikasi antara penyelenggara pemilu dan partai politik.
Rombongan Komisioner KPU Surabaya yang didampingi sejumlah staf diterima dengan hangat oleh jajaran pengurus DPC Demokrat. Dalam pertemuan itu, Lucy menyampaikan beberapa masukan penting, salah satunya terkait usulan pemekaran daerah pemilihan (dapil) di Kota Surabaya.
Baca juga: Bawaslu Kunjungi Demokrat Surabaya, Lucy Kurniasari Tegaskan Arah Baru Politik Menuju 2029
“Kami mengusulkan adanya pemekaran dapil karena jumlah penduduk Surabaya terus meningkat. Dari sekitar 2,2 juta kini menjadi 3,8 juta jiwa. Berdasarkan kajian internal, kami menilai pemekaran dari lima menjadi tujuh dapil menjadi langkah yang ideal,” ujar Lucy Kurniasari, Rabu (23/10/2025).
Politisi yang juga Anggota Komisi IX DPR RI dari dapil Surabaya–Sidoarjo itu menjelaskan, peningkatan jumlah penduduk juga berimplikasi pada penambahan kursi DPRD Kota Surabaya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, daerah dengan jumlah penduduk lebih dari tiga juta jiwa berhak memiliki 55 kursi DPRD.
Lucy menambahkan, KPU Surabaya merespons positif usulan tersebut dan berencana membahasnya lebih lanjut dengan melibatkan akademisi, stakeholder, dan seluruh partai politik melalui forum public hearing.
Selain isu dapil, Lucy juga menyoroti penggunaan aplikasi Si Rekap yang menjadi instrumen digital dalam proses rekapitulasi suara. Ia menegaskan pentingnya evaluasi sistem agar tidak terjadi kendala seperti pada pemilu sebelumnya.
Baca juga: Demokrat Surabaya Deklarasikan Dukungan Penuh kepada Emil Dardak di Rakercab
“Kami berharap sistem Si Rekap benar-benar diperbarui dan tidak mengulangi error yang dulu sempat terjadi. Karena jika sistem bermasalah, itu bisa menimbulkan potensi kecurangan. Kami ingin pemilu berjalan transparan dan akurat,” tegasnya.
Lucy juga menekankan pentingnya pemutakhiran data kependudukan dan daftar pemilih tetap (DPT) yang lebih akurat dan bersih. Menurutnya, masih sering ditemukan data warga yang sudah meninggal dunia namun tetap tercatat dalam DPT.
“Tadi Ketua KPU Surabaya menyampaikan akan dibentuk desk kerja bersama untuk memantau dan memperbarui data jumlah penduduk secara berkala. Ini langkah bagus agar data kependudukan selalu mutakhir,” ungkapnya.
Baca juga: KPU Surabaya Jalin Sinergi Lewat Kunjungan ke PPP, Bahas Penetapan Kursi dan Dapil
Menutup pernyataannya, Lucy berharap agar KPU Kota Surabaya tetap menjalankan tugasnya dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas.
"Partai Demokrat berharap KPU Surabaya tetap menjadi penyelenggara pemilu yang jujur, adil, berintegritas, dan bermartabat,” pungkas Ning Lucy. (dims)
Editor : Redaksi