SURABAYA - Kondisi Jl. Raya Made, Kelurahan Made, Kecamatan Sambikerep, Surabaya kian memprihatinkan. Ruas jalan vital yang setiap hari digunakan warga itu kini tampak ambles, bergelombang, dan retak di berbagai titik.
Kerusakan yang semakin meluas ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara, terutama pada malam hari.
Warga menilai kerusakan ini bukan terjadi secara tiba-tiba. Truk-truk besar yang rutin melintas setiap hari diduga kuat menjadi pemicu utama amblesnya struktur jalan. Beban berat yang melebihi kapasitas dinilai mempercepat kerusakan dan membuat permukaan aspal tidak lagi stabil.
“Truk besar lewat sini setiap hari tanpa henti. Jalan ini jelas tidak dirancang untuk menahan beban sebesar itu. Wajar kalau akhirnya ambles dan bergelombang. Warga di sini sudah sangat resah, banyak yang hampir celaka,” ujar Pak Joko HS, tokoh masyarakat setempat.
Baca juga: Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026
Ia menegaskan, warga merasa Pemerintah Kota Surabaya lambat tanggap terhadap kerusakan yang semakin parah. Meski sudah sering disampaikan, hingga kini belum ada langkah konkret yang terlihat.
“Kami berharap Pemkot Surabaya tidak hanya mencatat laporan, tetapi benar-benar turun tangan. Jalan ini adalah akses utama warga. Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki,” tegasnya.
Baca juga: Wali Kota Eri Siapkan Ratusan Paskibraka Surabaya Jadi Duta Kampung Pancasila pada 2027
Warga mendesak adanya penertiban jalur truk berat agar tidak lagi melintas di ruas yang tidak sesuai kapasitas, serta perbaikan konstruksi jalan dengan standar yang lebih kuat agar tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
Hingga kini, masyarakat Made masih menunggu aksi nyata, bukan janji, untuk mengembalikan keamanan dan kelayakan Jl. Raya Made yang sudah terlalu lama dibiarkan dalam kondisi membahayakan. (dims)
Editor : Redaksi