SURABAYA – Sebuah hotel di Surabaya dilaporkan warga kepada redaksi Bacasaja.id karena diduga menjadi tempat praktik prostitusi online yang memanfaatkan aplikasi MiChat. Lokasi tersebut berada berdekatan dengan kawasan pendidikan Dharma Mulia sehingga memicu keresahan masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Bacasaja.id melakukan penelusuran dan investigasi di lokasi. Dari hasil pengamatan, terlihat sejumlah tamu silih berganti keluar masuk hotel dalam rentang waktu tertentu. Kondisi tersebut menguatkan kecurigaan warga yang selama ini mempertanyakan aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut.
Menurut keterangan warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, bangunan tersebut sebelumnya pernah menjadi lokasi penggerebekan terkait dugaan penyalahgunaan narkoba oleh aparat penegak hukum.
"Warga sudah lama resah. Lokasinya dekat dengan tempat pendidikan, tetapi aktivitas yang diduga mengarah ke prostitusi online masih terus berlangsung," ujar warga tersebut.
Warga mengaku khawatir apabila dugaan aktivitas prostitusi online dan peredaran narkoba kembali terjadi di lingkungan mereka. Terlebih, keberadaan hotel tersebut berada tidak jauh dari kawasan pendidikan yang setiap hari menjadi tempat aktivitas pelajar.
"Kami berharap lingkungan ini bersih dari segala bentuk praktik prostitusi maupun narkoba. Apalagi lokasinya dekat dengan tempat pendidikan, sehingga jangan sampai memberikan pengaruh buruk bagi generasi muda," tambahnya.
Warga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera melakukan pengecekan serta pengawasan terhadap lokasi yang dilaporkan masyarakat. Mereka meminta tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.
Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola hotel maupun aparat terkait belum memberikan keterangan resmi terkait laporan dan dugaan yang disampaikan warga.
Redaksi Bacasaja.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang.
Editor : Redaksi