Bawaslu Kunjungi Demokrat Surabaya, Lucy Kurniasari Tegaskan Arah Baru Politik Menuju 2029

Reporter : Redaksi
Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Novli Bernado Thysen, memimpin kunjungan audiensi ke Kantor DPC Partai Demokrat Surabaya

SURABAYA — Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Novli Bernado Thysen, memimpin kunjungan audiensi ke Kantor DPC Partai Demokrat Surabaya sebagai bagian dari agenda silaturahmi politik pasca Pemilu dan Pemilukada 2024. Kunjungan ini diterima langsung oleh Ketua DPC Demokrat Surabaya, Lucy Kurniasari, bersama jajaran pengurus.

Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun bernuansa serius dengan fokus utama pada evaluasi penyelenggaraan demokrasi di Surabaya setelah rangkaian pemilu 2024 dinilai menjadi titik penting pembelajaran bagi seluruh pemangku kepentingan politik.

Baca juga: Rombongan Bawaslu Disambut Hangat PKB Surabaya, Sinergi Baru untuk Demokrasi Kota Pahlawan

Dalam penyampaiannya, Novli Bernado Thysen menegaskan bahwa Bawaslu ingin memperkuat pola pencegahan pelanggaran sekaligus memperdalam komunikasi politik dengan seluruh partai.

“Refleksi pasca pemilu sangat diperlukan. Kami ingin partai politik menjadi mitra strategis dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi. Pengawasan bukan sekadar menindak, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun proses politik yang sehat,” ujarnya.

Baca juga: Bawaslu dan Golkar Surabaya Koordinasi Pasca Pemilu 2024

Lucy Kurniasari menyambut baik pesan tersebut. Ia menilai bahwa pasca Pemilu dan Pemilukada 2024, seluruh elemen politik memiliki tanggung jawab untuk menatap arah baru demokrasi, termasuk persiapan menuju kontestasi 2029.

“Kami di Demokrat percaya politik harus terus dibenahi. Setelah melewati 2024, kita memasuki fase penting untuk merumuskan strategi, meningkatkan pendidikan politik masyarakat, dan memperkuat sinergi lintas lembaga menuju 2029,” jelas Lucy.

Baca juga: Bawaslu Surabaya Lakukan Kunjungan Edukatif ke PPP Setelah Pemilu dan Pilkada 2024

Dalam diskusi, keduanya sepakat bahwa dinamika politik lima tahun ke depan memerlukan ruang komunikasi yang lebih terbuka, penguatan literasi demokrasi di tingkat akar rumput, serta mitigasi potensi pelanggaran sejak dini.
Bawaslu menekankan pentingnya partisipasi publik yang cerdas, sementara Demokrat menyoroti perlunya regenerasi dan pembinaan kader sebagai investasi politik jangka panjang.

Audiensi ini menjadi momentum mempertegas komitmen antara Bawaslu Surabaya dan Partai Demokrat untuk menjaga stabilitas politik lokal, meningkatkan kualitas demokrasi, dan menyiapkan fondasi kuat menyongsong panggung politik tahun 2029. (dims)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru