Lumajang – Bentuk kepedulian terhadap korban terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terus mengalir. Salah satunya datang dari Karang Taruna (Kartar) Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, yang menggelar program dukungan psikososial dan edukasi kebencanaan bagi anak-anak penyintas.
Mengusung tema “Bergandengan Tangan, Ringankan Beban”, Kartar Benowo mengadakan kegiatan mitigasi bencana untuk usia dini sekaligus trauma healing bagi anak terdampak erupsi Semeru, Minggu (7/12).
Baca juga: Kiai Muda Ponpes se Lumajang Siap Menangkan Risma–Gus Hans di Pilgub Jatim 2024
Program tersebut menyasar peningkatan kesiapsiagaan anak sekaligus pemulihan kondisi psikologis mereka. Melalui kegiatan interaktif, seperti permainan edukatif, sesi komunikasi, hingga aktivitas ekspresif, anak-anak diajak menceritakan pengalaman dan mengendalikan rasa takut saat bencana terjadi.
“Anak-anak adalah kelompok paling rentan saat terjadi bencana. Karena itu, pemulihan emosional dan edukasi penyelamatan sejak dini harus menjadi prioritas,” ujar Zakary Anthony dari Karang Taruna Benowo, Selasa (9/12).
Baca juga: Jalan Tambang PT. LJS, Bisa Serap Lebih Dari Seribu Truk Sehari
Selama kegiatan berlangsung, relawan mendampingi peserta dalam memahami tanda bahaya, mempraktikkan rute evakuasi, hingga belajar teknik menenangkan diri ketika situasi darurat terjadi. Antusiasme anak terlihat sejak awal hingga penutupan acara.
Selain program edukasi, Kartar Benowo juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada 250 anak penyintas yang berasal dari sejumlah TK dan SD di sekitar wilayah terdampak.
Baca juga: Gunug Semeru Meletus Lagi, Abu Vulkanik Menyembur Setinggi 1.000 Meter
Kartar Kecamatan Benowo menyampaikan apresiasi kepada relawan, donatur, dan mitra pendukung yang turut terlibat dalam kegiatan pemulihan tersebut. Mereka berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas pemuda lain untuk terlibat aktif dalam aksi kemanusiaan dan pemulihan pascabencana di berbagai daerah.
Editor : Redaksi