Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Rutan Gresik Gelar Upacara Kebangsaan untuk Warga Binaan

Reporter : Redaksi

Gresik – Pembinaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik tidak hanya berfokus pada aspek keamanan. Di balik tembok pemasyarakatan, semangat nasionalisme dan cinta tanah air terus ditanamkan kepada warga binaan melalui Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara yang digelar rutin sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Upacara yang berlangsung di lapangan Rutan Gresik itu diikuti seluruh warga binaan dengan didampingi pejabat struktural dan jajaran petugas. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan tertib sejak awal hingga selesai.

Baca juga: Ribuan Warga Serbu PAE 2026, Langsung Petik Buah dan Sayur Langsung dari Kebun Petrokimia Gresik

Prosesi upacara diawali dengan pengibaran Sang Merah Putih, dilanjutkan pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan Catur Dharma Narapidana, amanat pembina upacara, hingga doa penutup.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diajak menumbuhkan rasa cinta tanah air, meningkatkan kedisiplinan, menghormati hukum, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, yang bertindak sebagai pembina upacara menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan proses pembinaan yang berkelanjutan.

Baca juga: Touring Bawa Misi Kemanusiaan, Petugas Rutan Gresik Salurkan Bantuan untuk Warga Pungging

Menurutnya, setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana dengan mengikuti seluruh program pembinaan secara sungguh-sungguh.

"Masa menjalani pidana bukanlah akhir dari segalanya, melainkan kesempatan untuk melakukan introspeksi dan membangun diri menjadi pribadi yang lebih baik. Ikutilah setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh, tanamkan disiplin, jaga sikap, serta tumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat," ujar Dhimas, Senin (20/7/2026).

Ia berharap nilai-nilai yang ditanamkan melalui upacara tersebut dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.

Baca juga: TUKS Petrokimia Gresik Jadi Pelabuhan Terbaik Nasional, Raih Nilai Green and Smart Port 94 Persen

Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara menjadi salah satu agenda pembinaan rutin di Rutan Gresik sebagai implementasi fungsi pemasyarakatan dalam membentuk karakter warga binaan. Selain menumbuhkan nasionalisme, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat nilai moral, tanggung jawab, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap norma dan peraturan.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan, Rutan Gresik berkomitmen menghadirkan berbagai program yang tidak hanya meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga membangun karakter, mental, dan jiwa nasionalisme sebagai bekal untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan diterima di tengah masyarakat.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru