Wawali Armuji Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PTMSI Kota Surabaya, Ini Harapannya ke Depan

bacasaja.id
Wakil Walikota Surabaya Armuji terpilih menjadi Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Surabaya

SURABAYA – Wakil Walikota Surabaya Armuji secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Surabaya dalam Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub) PTMSI Kota Surabaya di Hotel Leedon Surabaya, Sabtu (08/08/2026).

Ketua PTMSI Kota Surabaya Armuji mengatakan, langkah pertama melakukan konsolidasi pengurus PTMSI Kota Surabaya.

Baca juga: Muscab Pramuka Surabaya Berakhir Mufakat, Siti Mariyam Nahkodai Kwarcab 2026–2031

Karena, kata Armuji, kemarin itu kan pengurus banyak yang tidak bisa mengakomodir dari semua PTMSI yang ada di Surabaya. 

“Akhirnya atlet-atlet yang punya prestasi tidak terekrut, dengan begitu mereka frustasi karena mereka kan insan olahraga yang maunya berkarya lebih tinggi lagi, mereka mainnya bagus tapi tidak pernah diikuti dalam satu seleksi,” ujar Armuji kepada wartawan usai terpilih menjadi Ketua PTMSI Kota Surabaya.

Ia menambahkan, olahraga pingpong (tenis meja) merupakan olahraga prestasi, olahraga yang bisa dilihat dengan kaset mata, dan menang atau kalah itu kan suatu prestasi kalau menang berarti atlet tersebut mainnya bagus.

Armuji menegaskan, hal ini yang mungkin kurangnya transparansi secara organisasi tidak dilakukan dalam hal-hal yang kemarin-kemarin. 

Makanya, beber Armuji, banyak atlet dari Surabaya yang diambil oleh Solo Jogjakarta, diambil oleh Malang. Akhirnya kita yang awalnya sejak kecil Ikut di PTMSI Kota Surabaya, itu sudah menginjak umur 10 tahun ke atas, karena mereka tidak bisa mengikuti satu seleksi-seleksi lainnya dan diambil dari lain, karena mereka punya potensi. 

Baca juga: Korupsi Rp83,2 Miliar, Pejabat Pelindo Surabaya Dituntut 2-3, tapi Tidak Dibebani Kembalikan Kerugian

“Ini yang menjadi PR kita. Makanya nantinya anak-anak yang keluar Surabaya, ya kalau memang mereka mau masih membela kotanya, kota kelahirannya, tempat domisili orang tuanya dan mereka dilahirkan, ya mereka kita tarik ke Surabaya lagi. Itu PR kita sekarang ini,” ungkap Cak Ji sapaam Wawali Surabaya Armuji.

Kedepan, jelas Cak Ji, kita mengadakan suatu seleksi atlet nanti itu benar-benar transparan, benar-benar objektif. Dan semua PTMSI yang terdaftar di KONI diikutkan ikut seleksi. 

Terlebih, tambah Cak Ji, sekarang ini yang namanya pimpong atau tenis meja sudah menjadi olahraganya masyarakat. 

Contohnya, sambung Cak Ji, di Balai RW pun banyak sekali kegiatan-kegiatan pertandingan tenis meja antar kampung (Tarkam), baik itu yang diikuti oleh kelompok anak muda, toko kampunga, saya lihat luar biasa antusiasnya.

Baca juga: Perumahan Bhaskara 'Dikencingi' Kos Ilegal 50 Kamar, Kelurahan 'Off Side'

Lebih jauh Cak Ji mengatakan, setelah konsolidasi pengurus PTMSI Kota Surabaya kita akan fokus seleksi atlet tenis meja dan melakukan penggemblengan, serta diklat.

Karena, jelas Cak Ji, tahun 2027 nanti akan ada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim, dan atlet dari Kota Surabaya harus menang meraih medali emas.

“Terutama untuk atlet tenis meja, oleh karenanya setelah Muskotlub ini kita bina atlet-atlet tenis meja menuju Porprov Jatim 2027,” pungkas Cak Ji. (dim)

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru