Hendak Buang Air Kecil, Sopir Truk Semen Merah Putih Tewas Tertabrak Kereta Api di Gresik

Reporter : Redaksi
polisi melakukan olah TKP Sopir Truk Ditabrak Kereta Api

Gresik - Seorang sopir truk, Heri Santoso (45), tewas tertabrak Kereta Api (KA) Harina relasi Surabaya-Bandung di wilayah Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Korban tertabrak saat hendak buang air kecil di belakang warung yang berada di sekitar rel.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Lokasi kejadian berada di petak rel kereta api Duduksampeyan KM 198+1/12, Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Baca juga: Gelar Perkara Kecelakaan Bus Maut,  Gakkum Satlantas Polres Mateng Naikkan Status ke Penyidikan

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya mengatakan korban saat itu sedang beristirahat di sebuah warung di pinggir rel. Korban diketahui tengah dalam perjalanan mengantarkan muatan semen dari Jember menuju Cepu, Jawa Tengah.

"Korban beristirahat di warung yang berada di sekitar rel. Kemudian korban beranjak dari warung untuk buang air kecil karena di warung tersebut tidak tersedia kamar mandi," kata Arya, Minggu (9/8/2026). 

Arya menambahkan, dari hasil pemeriksaan keterangan saksi penjaga warung, korban kemudian menuju bagian belakang warung untuk buang air kecil. Namun, lokasi tersebut berada tepat di sekitar jalur rel kereta api.

Baca juga: Kecelakaan di Lara Karossa: Tabrakan Truk Tangki dan Truk yang Ganti Ban, Polantas Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan

"Pada saat bersamaan melintas KA Harina dari arah barat menuju timur atau dari arah Bandung menuju Surabaya. Korban kemudian tertabrak kereta dan meninggal dunia di lokasi," jelasnya.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kejadian.

Baca juga: Bus Terperosok di Karossa, 2 Tewas, Polisi dan Warga Sigap Evakuasi Korban

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dilakukan pemeriksaan jenazah. Polisi juga mengajukan visum et repertum terhadap korban.

"Dari kejadian tersebut korban meninggal dunia. Saat ini jenazah telah berada di RSUD Ibnu Sina Gresik untuk proses pemeriksaan," pungkas Arya.

Editor : Redaksi

Hukum
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru