GRESIK – Perpindahan tugas menjadi bagian dari dinamika dalam sebuah organisasi. Bagi pegawai, perpindahan bukan sekadar meninggalkan tempat kerja, tetapi juga menjadi momentum untuk membawa pengalaman dan nilai-nilai pengabdian ke tempat yang baru.
Hal itu tergambar dalam kegiatan pelepasan tiga pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur yang berpindah tugas. Pelepasan dilakukan dalam apel pagi, Senin (4/8).
Baca juga: Cegah DBD, Taruna Poltekimipas Edukasi Warga Binaan Rutan Gresik soal Abatisasi
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Sub Seksi Pengelolaan Rutan Gresik Ryan Wilda Rachman Faraby. Apel diikuti Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Anggi Fauzi, jajaran petugas, Taruna Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), serta mahasiswa Universitas Airlangga yang tengah menjalani program magang di Rutan Gresik.
Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan. Ketiga pegawai yang akan melanjutkan pengabdian di satuan kerja baru diberi kesempatan menyampaikan pesan dan kesan selama bertugas di Rutan Gresik. Mereka mengenang berbagai pengalaman dan kebersamaan yang telah dilalui bersama. Ucapan terima kasih atas dukungan dan kerja sama selama menjalankan tugas juga disampaikan kepada seluruh jajaran.
Tak hanya itu, mereka turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat kekhilafan. Pesan tersebut kemudian disambut tepuk tangan dan doa terbaik dari seluruh peserta apel. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Rutan Gresik juga diingatkan bahwa perpindahan tugas merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus bentuk kepercayaan institusi kepada setiap pegawai.
Baca juga: Wujudkan Hak Pendidikan Warga Binaan, Rutan Gresik Gandeng Dispendik dan PATTIRO melalui Penanda
Setiap pegawai yang mendapat amanah di tempat baru diharapkan tetap menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta menjaga nama baik institusi. Kepala Sub Seksi Pengelolaan Rutan Gresik Ryan Wilda Rachman Faraby menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi ketiga pegawai selama menjadi bagian dari keluarga besar Rutan Gresik.
"Perpindahan tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan awal dari amanah dan tanggung jawab yang baru. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Rutan Gresik," ujar Ryan.
Menurutnya, pengalaman selama bertugas di Rutan Gresik diharapkan menjadi bekal bagi ketiga pegawai untuk memberikan pelayanan terbaik di tempat yang baru. "Semoga pengalaman yang diperoleh di sini menjadi bekal berharga untuk terus memberikan pelayanan terbaik di tempat yang baru. Tetaplah menjaga integritas, profesionalisme, serta membawa nama baik Rutan Gresik di mana pun saudara mengabdi," imbuhnya.
Baca juga: Hendak Buang Air Kecil, Sopir Truk Semen Merah Putih Tewas Tertabrak Kereta Api di Gresik
Prosesi pelepasan kemudian ditutup dengan pemberian cinderamata sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan. Ketiga pegawai juga menerima ucapan selamat dari seluruh jajaran Rutan Gresik. Momen tersebut menjadi simbol bahwa perpindahan tugas tidak memutus tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang telah terbangun selama menjalankan pengabdian.
Rutan Gresik berharap semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme terus terjaga di lingkungan kerja. Dengan demikian, pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan dapat terus berjalan secara optimal, humanis, dan berintegritas. (rdn)
Editor : Redaksi