Gresik – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan pembinaan yang komprehensif bagi warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Gresik dan Lembaga Swadaya Masyarakat Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Gresik terkait pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C melalui tenaga pengajar relawan.
Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi tonggak penting dalam memperluas akses pendidikan bagi warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh hak pendidikan sekaligus meningkatkan bekal pengetahuan dan keterampilan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Baca juga: Cegah DBD, Taruna Poltekimipas Edukasi Warga Binaan Rutan Gresik soal Abatisasi
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, bersama Kabid Seksi Kelembagaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Anton Arief Al Hakim, serta Ketua Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Gresik, Nor Mubin.
Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Kejar Paket C yang akan difasilitasi bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan. Pada tahap awal, sebanyak sembilan warga binaan akan mengikuti program tersebut melalui proses pembelajaran yang didukung tenaga pengajar relawan.
Melalui program ini, warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh ijazah setara Sekolah Menengah Atas (SMA), tetapi juga meningkatkan kompetensi, rasa percaya diri, serta kesiapan untuk beradaptasi dan berkontribusi secara positif setelah menyelesaikan masa pidananya.
Baca juga: Tiga Pegawai Tinggalkan Rutan Gresik, Silaturahmi dan Pengabdian Tetap Terjaga
Kabid Seksi Kelembagaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Anton Arief Al Hakim menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan.
"Program Kesetaraan Paket C merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan. Melalui kolaborasi ini, kami berharap warga binaan dapat menyelesaikan pendidikan kesetaraan sehingga memiliki bekal yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menegaskan bahwa pembinaan di Rutan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Baca juga: Pemkab Gresik Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkoba, Seluruh OPD Bakal Jalani Tes NAPZA
"Pembinaan yang berhasil adalah pembinaan yang mampu mengubah pola pikir dan meningkatkan kualitas hidup warga binaan. Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap memperoleh hak atas pendidikan sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik melalui UPT SKB Kabupaten Gresik serta PATTIRO Gresik atas sinergi yang telah terjalin. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang luas dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan," tutur Eko Widiatmoko.
Pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pidana, tetapi juga pada pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, termasuk hak memperoleh pendidikan. Sinergi antara Rutan Gresik, Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, dan PATTIRO Gresik diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas, produktif, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Editor : Redaksi