BACASAJA.ID - Hanya karena curiga istrinya menjalin hubungan gelap dengan pria lain, pria ini bertindak sadis. Tidak hanya memukul, alat kelamin istrinya pun dijahit dengan benang aluminium.
Pria yang bekerja sebagai sopir itu awalnya memaksa sang istri untuk mengaku telah berselingkuh. Namun sang istri enggan menjawab. Pria ini pun semakin kalab hingga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Baca juga: Sidang KDRT di PN Surabaya, Pecatan TNI Akui Aniaya Istri dan Minta Maaf
Insiden mengerikan itu terjadi di Distrik Rampur, Uttar Pradesh, India, pada Sabtu (20/3/2021). Namun si pria baru berhasil ditangkap pada Minggu (21/3/2021).
"Suami saya sering memukuli saya tanpa alasan. Dia mencurigai saya berselingkuh, dan meminta saya membuktikan bahwa saya tidak bersalah. Saya tidak pernah membayangkan dia tega melakukan ini," ujar korban dalam keterangannya dikutip India Today, Selasa (23/3/2021).
Pria yang tak disebutkan identitasnya itu mengikat tangan dan kaki sang istri. Lalu dengan sadis menjahit alat kelaminnya dengan benang aluminium hingga menyebabkan pendarahan serius. Setelah itu, pria itu lantas kabur.
Baca juga: Viral! Laporkan Suami, Wanita ini Malah Jadi Tersangka KDRT, Apa Kata Polrestabes Surabaya?
Perempuan malang berusia 24 tahun itu ditemukan dalam kondisi tak berdaya oleh ibunya yang tinggal tak jauh dari rumah tersebut.
Sang ibu langsung membawa putrinya ke rumah sakit terdekat dan melaporkan menantu laki-lakinya ke kantor polisi Kota Milak.
Polisi mengonfirmasi luka serius yang dialami korban, yang kini sedang dalam perawatan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan, pelaku berulang kali melakukan kekerasan terhadap istrinya sebelum kejadian itu.
Baca juga: Pemkot Surabaya Gercep Tangani Kasus Dugaan KDRT, Pelaku Diamankan Polisi
Polisi mengatakan, pasangan tersebut menikah dua tahun lalu dan sempat memiliki bayi namun meninggal tak lama setelah dilahirkan. Pelaku saat ini telah ditahan.
Polisi juga memastikan Insiden mengerikan itu sedang dalam proses penyelidikan. “Pemeriksaan medis memastikan korban menderita luka serius. Kami telah menangkap suaminya dan dia akan dikirim ke penjara. Kami memastikan korban sudah mendapat perawatan yang tepat di rumah sakit distrik," kata juru bicara polisi. (inw/bsi)
Editor : Redaksi